Satpol PP dan Dishub Klungkung “Kucing-kucingan” Tertibkan Pedagang Bermobil

PENUH - Kondisi Terminal Galiran, Klungkung yang dipenuhi pedagang bermobil.

Semarapura, DenPost

Jumlah pedagang bermobil yang berjualan di Terminal Galiran, Klungkung terus bertambah. Hal ini membuat Pemkab Klungkung pusing untuk melakukan penertiban. Apalagi pedagang bermobil yang berjualan di pasar tidak tetap (musiman). Petugas Satpol PP maupun Dishub sering “kucing-kucingan” melakukan penertiban.

Kadis Perhubungan Klungkung, Nyoman Sucitra ketika dimintai konfirmasi tidak menampik kalau Terminal Galiran mulai dipenuhi pedagang bermobil. Hal ini terjadi karena awalnya ada pembatasan buka jam pasar sekitar pukul 07.00 Wita. Namun pedagang bermobil justru datang  lebih awal sekitar pukul 03.00 Wita sehingga meluber sampai ke jalan.

Baca juga :  Warga Positif Covid-19 Bertambah di Klungkung

“Karena antrean sampai ke jalan kita arahkan ke terminal dulu parkir. Tapi kita juga kucing-kucingan karena bukannya parkir mereka malah ada yang berjualan dan ngecer di terminal sehingga membuat kecemburuan pedagang di dalam pasar,” ujar Sucitra, Selasa (5/5).

Menurut Sucitra, jumlah pedagang bermobil yang berjualan di Klungkung diperkirakan mencapai 200 kendaraan. “Mungkin karena di Gianyar mereka tidak diberikan jualan, maka mereka ke sini. Malah ada empat mobil yang sampai melakukan transaksi di perempatan Banda, Desa Takmung,” katanya.

Baca juga :  Bupati Klungkung Ingatkan Konsultan Tak Asal Kerja

Sementara Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, mengatakan, solusi yang tepat untuk masalah pedagang bermobil hanya taat mengikuti aturan. Namun kalau ada yang baru, lanjutnya, lebih baik dibatasi dan disetop dulu karena kondisi pasar sudah penuh. “Harusnya jam 10 mereka berjualan. Tapi saudara kita ini datangnya lebih pagi sekitar pukul 05.00 Wita ke terminal sehingga numplek,” katanya.

Kasatpol PP dan Damkar Putu Suarta mengatakan, pihaknya sudah tujuh hari dan sampai begadang menelusuri pedagang bermobil yang berjualan di jalan. Namun mereka terus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. “Kami kejar ke Jalan Kenyiri dan bubarkan, mereka pindah lagi ke Jalan Rama dan tempat lainnya,” imbuhnya. (119)

Baca juga :  Loyalis dan Kader Gerindra Klungkung Laporkan Edy Mulyadi ke Polres

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini