Wartawan Klungkung Ikut Rapid Test

RAPID TEST - Dinas Kesehatan Klungkung kembali melakukan rapid test di GOR Swecapura, Gelgel, Rabu (6/5) pagi.

Semarapura, DenPost

Dinas Kesehatan Klungkung kembali melaksanakan rapid test di GOR Swecapura, Gelgel, Rabu (6/5). Kali ini, ada 69 orang yang menjalani rapid test. Mereka yang dirapid test tidak hanya Pekerja Migran Indonesia (PMI), namun juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Selain itu Dinas Kesehatan juga memberikan kesempatan bagi wartawan yang melakukan liputan untuk mengikuti rapid test.

Rapid test tersebut dimulai pukul 08.00 Wita. Diawali dengan penyemprotan disinfektan kepada peserta rapid. Lalu para peserta menyerahkan KTP dan mendaftar ke petugas Dinas Kesehatan yang semuanya menggenakan APD lengkap. Setelah mendaftar, lalu diambil sampel darah dengan penyuntikan di pembuluh vena.

Baca juga :  Sesosok Jenazah Pria Gempal dan Bertato Ditemukan di Padanggalak

Lalu darah ditaruh di wadah khusus, yang sudah berisikan nomor urut peserta rapid. Selesai diambil sampel darah, peserta lalu dipersilakan pulang. Jika hasil rapid itu menunjukan reaktif, nantinya akan dihubungi lebih lanjut oleh petugas.

Salah seorang wartawan yang mengikuti rapid test tersebut, Ketut Sugiana mengatakan, dirinya sengaja mengikuti rapid test itu untuk proteksi diri. Apalagi awak media baik itu di media cetak maupun TV masih kerap bekerja di lapangan dan berinteraksi dengan orang banyak.

Baca juga :  Ini Janji Menhub untuk Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul

” Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Klungkung, karena wartawan juga diberikan kesempatan untuk menjalani rapid test. Saya harap hal ini bisa juga dilakukan di daerah lainnya,” ucap Ketut Sugiana.

Sementara Kadis Kesehatan Klungkung, dr. Made Adi Swapatni, mengatakan, mereka yang menjalani rapid test tidak hanya PMI, ada juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Untuk hasil rapid test, semua wartawan yang mengikuti rapid test dikatakan hasilnya non reaktif (negatif). Sedangkan satu orang PMI hasilnya menunjukan reaktif. “Untuk PMI yang hasil rapid test reaktif akan dilakukan Swab,” katanya. (119)

Baca juga :  Ancam Rumah Warga, BPBD Robohkan Pohon Ketapang di Kemoning

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini