Hindari Kerumunan, BPD Bali Layani Pembukaan Rekening Kolektif

Dirut BPD Bali Nyoman Sudharma

Dauh Puri, DenPost
Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali tetap berkomitmen tinggi melayani nasabah di tengah pandemi virus corona. Salah satu yang ditempuh untuk menghindari kerumunan warga yang datang ke bank yakni membuka layanan pembukaan rekening baru secara koletif. Direktur Utama (Dirut) BPD Bali Nyoman Sudharma menyebutkan hal itu Rabu (6/5/2020) melalui sambungan telepon.

Selain kepentingan transaksi penarikan tunai, tambah Sudharma, kerumuman nasabah juga dipicu kepentingan pembukaan rekening baru yang umumnya dilakukan pekerja pariwisata seperti pegawai hotel/restoran yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK). “Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten/Kota supaya pembukaan rekening baru bagi karyawan yang di-PHK bisa difasilitasi perusahaan,” tambahnya.

Baca juga :  Koster Bangun Fanatisme Warga Soal Bahasa Bali

Pihaknya bersama Disnaker menyepakati bahwa pembukaan rekening dilakukan secara kolektif. Dengan demikian, protokol kesehatan tetap terjaga secara optimal. Pembukaan rekening untuk pegawai hotel ini difasilitasi melalui bagian human resources development (HRD) atau sumber daya manusia (SDM) masing-masing perusahaan. ‘’Jadi calon nasabah tidak perlu berbondong-bondong ke bank,” tegas pria asal Ungasan, Kuta Selatan ini.

Hingga saat ini, menurut Sudharma, pelayanan pembukaan rekening baru di BPD Bali kondusif dan tidak sampai terjadi antrean. Selain penerapan protokol kesehatan, hal ini tak lepas dari kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona. “Kami juga mewajibkan penggunaan masker bagi semua pegawai, mengelola tempat antrean dengan memberi jarak minimum, dan ada fasilitas sterilisasi seperti wastafel dan cairan sanitasi,” terang Sudharma.

Kini pelayanan di BPD Bali lebih banyak berlangsung dalam jaringan. Salah satunya melalui sistem pembayaran barcode QRIS. Ditambahkannya, layanan berbasis aplikasi dan penerapan protokol kesehatan ini juga bagian dari visi BPD dalam membangun daerah Bali. “Hanya ada beberapa program yang masih dilayani dengan tatap muka. Ini juga sesuai dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan nasabah,” pungkas Sudharma. (106)

Baca juga :  Tak Pulang dari Menjaring Ikan, Warga Mumbul Ditemukan Meninggal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini