Sebar Berita Bohong, Seorang Warga Denpasar Diciduk Polisi

BERITA BOHONG - I Gusti Ngurah HS ditangkap gara-gara memposting berita bohong. (DenPost/ist)

Kereneng, DenPost
Pemilik akun ‘’Harta S’’ yang menyebar berita bohong (hoaks) diringkus pasukan Subdit V Siber Direktorat Reskrimsus Polda Bali. Pria berinisial I Gusti Ngurah HS (53) ini memposting berita bohong mengenai Wakil Presiden Ma’ruf Amin terpapar covid-19 (virus corona). HS ditangkap di rumahnya di Jalan Kepundung, Denpasar, pada Selasa (5/5/2020) sekitar pukul.15.00.

Salah satu postingan HS adalah, “Breaking news, Wakil Presiden Ma’aruf Amin terpapar virus corona, sedang dirawat di RS Gatot Subroto. Mohon doanya,”. Berita itu diunggah di akun Facebook ‘’Harta S’’ pada 1 Mei 2020. Postingan tersebut diunggah di grup Facebook “Jokowi Presiden KU” dan mendapat komentar sebanyak 409 warganet, 67 kali dibagikan, dan mendapat 557 emoticon.

Baca juga :  Terapkan Protokol Kesehatan, Perayaan Isa Almasih Dipandu Dalam Video dan Liturgi Cetak

Sehari setelah itu, akun yang sama juga memposting hoaks “Bulan depan kita akan kedatangan lagi TKA asal China. Tidak main-main, 5 juta orang akan datang ke Indonesia. Jangan kecolongan lagi. Gimana ini Joko Widodo?”. Postingan itu mendapat 183 komentar, tiga kali dibagikan, dan mendapat 85 emoticon.

Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci mengatakan pemilik akun telah ditangkap. “Ya, benar. Kemarin ditangkap,” ujarnya, Rabu (6/5/2020) sore.

Dia menambahkan bahwa terungkapnya kasus ini setelah pihaknya melakukan patroli siber. Setelah melakukan penyelidikan, HA ditangkap di rumahnya. Dia dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. “Alasan pelaku hanya meneruskan berita yang diketahuinya,” tandas Suinaci. (wiadnyana)

Baca juga :  Di Denpasar, 61 Pasien Sembuh dan 59 Orang Positif Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini