Pegawai Tambang asal Australia Dipastikan Tewas Bukan Akibat Corona

DIEVAKUASI-JenazahnKevin James Kalgoorlie (58) yang tewas di tempat tinggalnya di Jalan Antasura, Gg IV nomor 1, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Rabu (6/5).

 

Peguyangan, DenPost

Polsek Denpasar Barat memastikan, kematian warga Australia, Kevin James Kalgoorlie (58) yang tewas di tempat tinggalnya di Jalan Antasura, Gg IV nomor 1, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Rabu (6/5) bukan karena virus corona. Hal tersebut berdasarkan hasil rapid tes yang menunjukan jika korban negativ corona, Kamis (7/5) kemarin.

“Bukan karena corona. Hasil rapid tesnya keluar tadi (kemarin). Koban dinyatakan non reaktif atau negativ corona,” kata Kanit Rerskrim Polsek Denpasar Barat Iptu M. Nurul Andi Yaqin, yang di konfirmasi kemarin sore.

Dilanjutkannya, korban tewas diduga akibat miras. Sebab, sebelum menghembuskan nafas terakhir, dia sempat mengonsumsi minuman beralkohol. “Nanti akan dilakukan otopsi. Untuk mengetahui penyebab pastinya. Yang jelas bukan corona,” kata Iptu Andi Yaqin.

Baca juga :  BRSU Tabanan Rawat Balita WNA Suspect Virus Corona

Saksi yang juga istrinya menceritakan, James tidak seperti biasanya bangun lebih awal sekitar pukul 06.00 dan membuat kopi. Kemudian, pria yang di negaranya bekerja sebagai pegawai tambang itu duduk di meja kerja. “Berselang dua jam, korban minum Schweppis sembari keluar masuk kamar,” kata mantan Kasubag Huma Polresta Denpasar ini.

Tiba-tiba sekitar pukul 09.00, dia bilang ke istrinya dadanya sakit kemudian masuk kamar untuk tiduran. Saksi keluar membeli obat dan sampai rumah diminum oleh suaminya tapi masih mengeluh sakit dan akhirnya dibawa ke Apotek Kimia Farma untuk konsultasi. “Balik dari apotek, istrinya memberikan susu beruang dan setelah minum muntah-muntah,” ungkapnya.

Baca juga :  Diduga Bobol Rumah Kosong, Pedagang Jeruk Gasak Seisi Rumah

Selanjutnya, ia kembali tiduran lagi dan pukul 11. 30, James dibangunkan oleh istrinya tapi tidak merespon. Saksi menghubungi petugas medis Puskesmas setempat. Setelah dilakukan pengecekan, korban dinyatakan meninggal. “ Petugas medis sempat melakukan rapid test dan hasilnya negatif Covid-19. Kemudian jenazahnya dibawa ke RSUP Sanglah,”beber Iptu Andi Yaqin.

Dia menambahkan, malamnya sebelum meninggal, korban sempat minum alkohol  campur minuman bersoda. James sudah tinggal di TKP selama setahun dua bulan bersama istrinya dan sempat pulang ke Australia pada 14 Maret sampai 30 Maret 2020. (124)

Baca juga :  181 Awak Kapal Splendor Tiba di Bali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini