Ditolak Tiga RS, Pasien DB Akhirnya Dirawat di RS Payangan

0
82
JENGUK PASIEN - Bupati Gianyar I Made Mahayastra menjenguk pasien DB yang kini dirawat di RS Payangan. (DenPost/kmb)

Gianyar, DenPost
Seorang pasien demam berdarah (DB) asal Banjar Gelumpang, Sukawati, Gianyar, yang ditolak dirawat tiga rumah sakit (RS) swasta dan satu RS pemerintah, akhirnya dirawat di RS Payangan.

Penolakan pasien ini dengan alasan bahwa di Gelumpang sempat ada kasus corona. Kasusnya kemudian diunggah di medsos oleh anggota keluarga pasien. Hal itu rupanya diketahui Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Saat dihubungi, Jumat (8/5/2020), Bupati mengatakan bahwa memang benar ada kasus penolakan perawatan pasien DB tersebut. Awalnya Bupati tahu lewat medsos Facebook (FB). Dia lalu berusaha melacak dan menghubungi keluarga pasien sekitar pukul 12.00. Ternyata pasien tersebut sudah dirawat di RS Payangan.”Pasien menghubungi tiga RS terdekat, termasuk RS Sanjiwani, Gianyar, namun ditolak,” tegas Bupati Gianyar.

Baca juga :  Diduga Korsleting Aki, Sepeda Motor Ludes Terbakar

Dia mengaku sudah menghubungi Kadis Kesehatan Gianyar mengenai alasan perawatan pasien itu. Bupati asal Payangan ini mengaku sudah ketemu langsung dengan pasien, suami, dan keluarganya.
Kabid Humas RSUD Sanjiwani Gianyar, AA Gde Parwata, saat dihubungi menjelaskan bahwa pihak RS tidak menolak, namun terjadi miskomunikasi.

Dikatakannya bahwa pasien asal Gelumpang awalnya dirujuk dari Puskesmas Sukawati. Dia lalu dicarikan kamar oleh petugas RSUD Sanjiwani. Namun hanya ada sisa satu kamar yakni Sal Arjuna. Kebetulan sal kelas 3 itu bersebelahan dengan pasien diabetes dengan luka bengkak di bagian kaki. Sedangkan di RS Payangan, yang merupakan RS pemerintah, masih ada kamar, sehingga pasien itu dirawat di sana. (yuli)

Baca juga :  Hasil Swab Keluarga Korban Corona Belum Keluar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini