Dikeluhkan, Pengamen Marak Beroperasi di Perempatan Gatsu Barat- Cargo

BERTEDUH- Empat orang pengamen yang beroperasi di Jl. Gatot Subroto (Gatsu) Barat-Jl. Cargo berteduh di bawah pohon pengjiauan saat lampu hijau menyala dari arah timur, Minggu (10/5).

Ubung, DenPost
Masyarakat mengeluhkan maraknya pengemen dari luar Bali beroperasi di perempatan Jl. Gatot Subroto-Jl. Cargo (Jl. Mahendradata), Minggu (10/5). Padahal saat mewabahnya virus corona dilarang berdekatan satu sama lainnya agar tidak tertular virus mematikan ini.
Salah seorang warga Denpasar, Kadek Astika mengatakan, empat orang pengamen beroperasi di perempatan Jl. Gatsu Barat-Jl. Cargo mulai pukul 13.00-17.00 sehingga meganggu pengguna jalan dikhawatirkan bisa menularkan virus corona. Apalagi asal daerah pengemen dari Jawa ini tidak dikethui, apakah tempat tinggal ada pandemi Covid-19 atau tidak. ”Kita dilarang keluar rumah, sementara pengamen dibiarkan berkeliaran di jalan,’’ kata Astika.
Astika minta Satpol PP Kota Denpasar maupun Satgas Covid-19 Kelurahan Ubung maupun intansi terkait lainnya agar mengambil tindakan tegas kepada pengamen yang tidak mematuhi imbauan pemerintah. Saat mengamen tidak memakai masker sehingga pengendara mobil maupun motor merasa ketakutan. ”Saya minta kepada Satpol PP segera menangkap pengamen tersebut. Jangan diberikan berkeliaran di Denpasar akan menambah permasalahan yang ada saat virus corona mewabah,’’ ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan pengendara mobil Banu Wijaya. Menurutnya, pengamen yang beroperasi di perempatan jalan berpotensi bisa menularkan virus corona. Kalau tidak cepat ditertibkan pengendara mobil maupun motor marasa takut lewat karena mereka tidak memakai APD. ”Saya takut pengamen bisa menularkan virus karena tidak diketahui dari mana asalnya di Jawa,’’ ujar Wijaya.
Dia berharap, instansi terkait khususnya Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah (perda) segala bentuk pelanggaran agar secepatnya bergerak. Kalau ini dibiarkan maka pengamen ini tidak akan jera karena tidak ada yang menindak. ”Saya minta Satpol PP menertibkan pengemen jalanan. Jangan biarkan mereka berkeliaran dari satu tempat ke tempat lain mengamen yang dapat menularkan virus corona,’’ pintanya.
Sementara Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga didampingi Kabid KUKM Nyoman Sudarsana mengungkapkan, pengamen yang beroperasi di perempatan Jl. Gatsu barat-Jl. Cargo kucing-kucingan. Begitu Satpol PP datang dengan mobil patrol mereka langsung kabur lari tunggang langgang menyelematkan diri. Begitu Satpol PP hilang kembali mereka beroperasi di perempatan jalan. ’’Kita sudah berulangkali menertibkan, namun tetap lolos dari kejaran petugas Satpol PP,’’ kata Anom Sayoga. (103)

Baca juga :  Baliho Ucapan Galungan dan Kuningan Dirusak Orang Tak Dikenal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini