Meski Tak Indahkan Maklumat Kapolri, Penyelenggara Tajen Tak Ditindak Polisi

Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laorens Rajahaselo Mangapul

 

Mengwi, DenPost

Himbauan yang digembor-gemborkan polisi agar tidak membuat acara yang melibatkan banyak orang tak digubris para penggemar judi tajen. Mereka nekat berjudi di tengah kehawatiran masyarakat akan merebaknya virus corona. Sayangnya, meski dikabarkan dibubarkan polisi, namun penyelenggara judi tajen di Desa Penarungan, Mengwi, Badung itu tak diproses.

Judi tajen di wilayah hukum Polsek Mengwi itu dikabarkan digelar pada Sabtu (9/5). Tak tanggung-tangung, para bos-bos tajen di seluruh Bali diundang ke arena judi tersebut. “Aneh, polisi bisa sampai tak tau ada kegiatan judi di tengah masyarakat. Kabarnya, taruhan dalam judi tajen itu mencapai ratusan juta rupiah,” kata sumber petugas.

Sementara Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laurens Rajamangapul Hasello yang dikonfirmasi membenarkan jika setelah menerima informasi adanya judi tajen itu, pihaknya langsung melakukan pembubaran.

Baca juga :  Bangkitkan Ekonomi Krama, LPD Kedonganan Buka Tekad

Saat ditanya apakah penyelenggaranya tak diproses hukum, sebab selain mengelar perjudian yang dilarang undang-undang, mereka juga melawan maklumat Kapolri yang melarang acara keramaian di tengah wabah corona ?. Menurut AKP Laurens, sesuai dengan instruksi pimpinana, pihaknya lebih mengedepankan upaya preentif yaitu dengan cara imbauan. Jika upaya itu tak digubris, maka kami tentunya akan melakukan tindakan represif. “Intinya sesuai dengan situasi sosial distensin tentunya ada langkah-langkah yang harus kami lakukan. Tidak semata-mata melakukan penindakan hukum. Namun kami sudah memberi peringatan agar diperhatikan. Jika terjadi lagi maka kami langsung lakukan upaya tegas,” pungkasnya. (124)

Baca juga :  Belum Terungkap, Identitas Jenazah Mrs.X di Tebing

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini