10.430 KK Diusulkan Dapat BLT Kabupaten Klungkung

 

Semarapura, DenPost

Tidak hanya desa, Pemkab Klungkung juga akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19. Ada 10.430 KK yang diusulkan untuk mendapat BLT sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan tersebut. Menurut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta jumlah KK yang diusulkan dari Desa untuk mendapat BLT tersebut akan terus berkurang karena menggunakan kriteria yang sama.

“Dari total KK 55.628 yang diusulkan mendapat BLT sebanyak 10.430 KK. Tapi jumlah penerima BLT ini akan terus berkurang karena kita di kabupaten menggunakan kriteria yang sama dengan di desa seperti kena PHK, tidak pernah terdata atau mendapat bantuan dan rentan kena penyakit menahun dalam hal ini tidak bisa makan,” ujar Suwirta, Senin (11/5).

Menurutnya, jaring pengaman sosial atau BLT yang diberikan pemerintah kabupaten tidak boleh tumpang tindih. Karena BLT yang diberikan di kabupaten diluar dari bantuan pemerintah pusat, desa maupun desa adat. Bupati Suwirta berharap BLT dari kabupaten ini dapat terealisasi pertengahan bulan Mei ini dan dapat dibagikan tiga bulan sekaligus.

Baca juga :  Pemegang KIA di Klungkung Dapat Diskon Belanja dan Bimbel

“Walau kita sedikit terlambat, tapi kita harapkan data ini benar-benar fix. Setelah kita umumkan, baru berikan ruang kepada masyarakat yang terlewatkan di desa melakukan musyawarah khusus. Tidak boleh ada warga yang terlewatkan kalau memang harus dapat bantuan ya harus dibantu,” katanya.

Selain itu,  Suwirta juga berharap ada kejujuran dari warga yang diusulkan mendapat bantuan. Jika ada warga yang kena PHK, tapi kaya dan masih punya tabungan agar tidak menerima bantuan. Seperti halnya mereka yang bekerja berpuluh-puluh tahun di hotel dan mampu bertahan sampai enam bulan dan satu tahun. Begitupula juga mereka yang beberapa kali berangkat kapal pesiar diyakini masih punya tabungan.

Baca juga :  Sungai Candigara, Kusamba Dikeruk Alat Berat

“Jadi inilah pentingnya kejujuran sehingga bantuan bisa diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan,” tandas Suwirta seraya berharap tidak ada KKN dalam melakukan pendataan nanti. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini