Jasa Pariwisata “Mati Suri”, Krama Desa Adat Bualu Dapat Bantuan

Kepala LPD Bualu Made Astika bersama Bendesa Adat Wayan Wita serta Ketua Panitia, Made Widana secara bergantian menyerahkan bantuan sembako secara simbolis yang diperuntukkan ke krama Gegem Desa Adat Bualu.

 

Kutsel, DenPost
Pariwisata Kutsel ibarat “mati suri” akibat terdampak Covid-19. Hal ini membuat ribuan warga Bualu kehilangan mata pencaharian mereka. Melihat kondisi ini LPD Desa Adat Bualu Senin (11/5) menyerahkan bingkisan sembako kepada krama Ngarep Se-Desa Adat Bualu. Sebanyak 2.605 paket sembako tersebut diserahkan untuk krama di 8 banjar adat yang ada di wilayah Desa Adat Bualu.

Penyerahan bantuan sembako secara simbolis dilakukan Kepala LPD Bualu, Made Astika bersama dengan Bendesa Adat Bualu Wayan Wita serta Ketua Panitia, Made Widana di wantilan Banjar Adat Mumbul, Desa Adat Bualu diterima Kelihan Banjar bersama Penyarikan serta Perwakilan desa adat di masing-masing banjar. Penyerahan sembako ini akan dilaksanakan selama 5 hari menyasar banjar-banjar secara bergiliran diawali dari Banjar Mumbul dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga :  Kadiskes Sebut Omicron Terdeteksi dari PPDN yang Sempat Menginap di Nusa Dua

Made Astika didampingi Made Widana di sela-sela penyerahan sembako tersebut memaparkan, dalam menghadapi wabah Covid-19 ini pihaknya mengambil langkah strategis penyehatan usaha dan pemulihannya. Ada beberapa fase yang dilakukan yaitu, melakukan identifikasi dan menentukan langkah strategis, konsolidasi internal. Selain itu juga mempertahanka angka produksi serta mempertahankan kualitas produk layanan.
Selanjutnya juga melakukan analisisi internal maupun eksternal. Walaupun kondisi seperti ini LPD Bualu intinya tetap menjaga eksistensinya.

Bendesa Adat Bualu, Wayan Wita menyampaikan terima kasih kepada LPD Bualu yang sangat peduli terhadap masyarakat Bualu. Sebab sebagai desa penyangga yang sebagian besar warganya bergelut di jasa pariwisata sangat terdampak akan wabah Covid-19 ini. “Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak LPD menyikapi wabah ini. Seperti kebijakan yang telah dilakukan yaitu memberi keringanan pembayaran pokok kredit. Kalau tidak mampu membayar pokok diberi keringanan membayar bunganya saja, bahkan dicicil 3 kali,” pungkasnya. (113)

Baca juga :  Di Badung, Puluhan Pekerja Pariwisata Mulai Di-PHK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini