Gubenur Koster Gelontor Rp38,2 M untuk Pendidikan

0
21
SERAHKAN BANTUAN - Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan bantuan dana Rp38,2 miliar untuk lembaga pendidikan di Pulau Dewata mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB, hingga perguruan tinggi. (DenPost/ist)

Sumerta Klod, DenPost
Pemprov Bali menggelontor anggaran Rp38,2 miliar untuk lembaga pendidikan swasta. Bantuan ini diberikan kepada jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB, hingga jenjang perguruan tinggi.

Secara simbolis, dana ini diserahkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster kepada rektor perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Bali pada Senin (11/5/2020) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar.

Mengapa bantuan ini difokuskan kepada lembaga pendidikan swasta? Koster menilai bahwa lembaga swasta memberlakukan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), sehingga siswa wajib membayar secara mandiri. Berbeda dengan sekolah negeri yang menerima manfaat dari bantuan operasional sekolah (BOS). “Di (sekolah) negeri sudah cukup anggaran dari APBN dan APBD tak perlu lagi di-support. Yang swasta ini yang perlu saya urusin,” tegasnya.

Baca juga :  Di Badung, Belasan Ribu UKM Diusulkan Dapat Bantuan

Meskipun tidak mengganti total biaya pendidikan, Gubernur yakin dana itu bisa membantu masyarakat terdampak virus corona. Adapun besarnya bantuan pendidikan yang diberikan untuk jenjang SD sebesar Rp150 ribu, SMP Rp200 ribu, dan SMA/SMK/SLB sebesar Rp 250 ribu per bulan.

Bantuan ini untuk tiga bulan ke depan yakni Mei, Juni dan Juli. “Sekolah nanti diharapkan tidak memungut uang sebesar itu kepada para siswa,” ungkap Koster.

Baca juga :  Diperas dan Diancam Oknum Polisi, Perempuan Muda Lapor Polisi

Dari data yang dihimpun Pemprov Bali terdapat 23.679 siswa dari jenjang SD,SMP, SMA, SMK, dan SLB swasta di 488 sekolah se-Bali yang mendapat bantuan tersebut. Total yang disalurkan sebanyak Rp15,7 miliar. “Nanti ada form yang diisi. Itu kira-kira yang betul-betul terdampak supaya bisa dibantu,” tegas Koster.
Selain itu, sebanyak 15 ribu mahasiswa PTN/PTS yang akan mendapat bantuan pembayaran uang kuliah pada semester ini. Besarannya Rp.1,5 juta per mahasiswa. Mengenai kategori siswa yang menerima bantuan, Koster menyerahkan sepenuhnya kepada rektor. “Dipersilakan rektor (memilah) mahasiswa yang terdampak. Ada orangtuanya yang terdampak kena PHK atau dirumahkan atau mahasiswa itu sendiri karena dia bekerja sambil kuliah,” pungkasnya. (wira)

Baca juga :  Bendesa Agung Apresiasi Adaptasi Pecalang Amankan Wilayah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini