PNS Jembrana Disumpah Lewat Video Telekonferensi

LANTIK – Hanya beberapa perwakilan pegawai negeri sipil (PNS) yang menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah secara langsung di Ruang Rapat Lt. II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana. Sementara sisanya mengikuti prosesi pelantikan melalui video telekonferensi.

Negara, DenPost

Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Jembrana melantik pegawai negeri sipil (PNS) lewat video telekonferensi, Selasa (12/5). Melalui video, Bupati Jembrana, I Putu Artha melantik dan mengambil sumpah/janji 188 PNS, dari Ruang Rapat Lt. II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana.

Hanya beberapa orang perwakilan yang hadir dengan tetap memperhatikan social distancing. Hadir dalam kegiatan tersebut  Sekda Jembrana, I Made Sudiada; Asisten Pemerintahan I Nengah Ledang serta pimpinan OPD terkait di lingkup Pemkab Jembrana.

Baca juga :  Usai Tetapkan Tiga Tersangka, Kejaksaan Kembali Geledah LPD Kekeran

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, I Made Budiasa dalam laporannya mengatakan, dengan ditetapkannya keputusan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana tentang penetapan perpanjangan status keadaan tertentu (bencana wabah penyakit akibat pandemi Covid-19), maka Pemerintah Kabupaten Jembrana melantik dan mengambil sumpah/janji PNS melalui media elektronik di mana telah sesuai dengan Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara Nomor 10/SE/IV/2020 tentang pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS melalui media elektronik/teleconference.

PNS yang dilantik terdiri dari formasi CPNS tahun 2018 sebanyak 180 orang, CPNS dari bidan PTT sebanyak 6 orang, dan 2 orang purna IPDN angkatan 25 yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Pelantikan ini diselenggarakan secara terpisah di 12 titik lokasi mengingat jumlah PNS yang diambil sumpah cukup banyak sehingga dibatasi maksimal 25 orang.

Baca juga :  Seorang Pasien Virus Corona di Denpasar Meninggal Dunia

Bupati Artha usai mengambil sumpah dan menyerahkan SK CPNS mengingatkan kepada para PNS yang sudah dilantik untuk memahami dan melaksanakan apa yang menjadi kewajiban, kode etik sebagai seorang PNS. Dia mengharapkan agar PNS yang dilantik memahami aturan kepegawaian dan aturan teknis  serta melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok dan kewajiban sebagai PNS guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jembrana. “Selamat kami ucapkan kepada para PNS yang telah berjuang dan bekerja keras untuk melewati semua tahapan hingga per 1 Pebruari 2020 dinyatakan sebagai PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Jembrana,” kata Artha. (120)

Baca juga :  Usai Penganiayaan, Warga Desa Kaliasem Saling Lapor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini