DPRD Minta Pembangunan “Reservoir” Tegal Kertha Tak Ditunda

Putu Tjawi

Dangri, DenPost

Akibat pengalihan anggaran untuk fokus penanganan Covid-19, banyak proyek fisik tahun anggaran 2020 ini yang  ditunda atau dibatalkan. Namun, kondisi tersebut diharapkan tak terjadi pada rencana pembangunan reservoir  (bak penampungan air) di Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat. Harapan itu disampaikan anggota DPRD Kota Denpasar, I Putu Tjawi, S.H.

“Kami tetap mendorong rencana pembangunan reservoir di Tegal Kertha yang sudah dirancang Perumda Tirta Sewaka Darma  tahun anggaran 2020/2021 segera direalisasikan. Keberadaan reservoir ini sudah lama didambakan masyarakat pelanggan air bersih di kawasan  Perumnas Monang Maning. Mengingat hingga saat ini pelayanan air bersih belum  maksimal,” kata Tjawi, Rabu (13/5).

Baca juga :  Terima Usulan IMTB, Wagub Sebut Pusat Kebugaran Jadi Peluang

Politisi PDIP  yang juga mantan Kepala Desa Tegal Kertha itu mengaku prihatin dengan kondisi pandemi virus corona  saat ini. Pembangunan reservoir tersebut sangat mendesak dan pihaknya optimis Perumda bisa merealisasikan. Lahan sudah ada seluas sekitar 9 are. Lahan ini sudah merupakan merupakan hak milik Perumda Tirta Sewaka Darma, yang memang dirancang untuk reservoir.  Dikatakan reservoir ini sangat dibutuhkan masyarakat pelanggan PDAM yang hingga kini belum bisa terlayani 24 jam. “Sejak Perumnas dibangun, air yang mengalir tak maksimal, sehingga saat itu pengembang memberikan kemudahan untuk membeli fasilitas sosial untuk reservoir,” katanya. (105)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini