Volume Sampah di Karangasem Menurun, Ini Penyebabnya

Pasca pembatasan aktivitas masyarakat akibat Covid-19, terjadi penurunan jumlah sampah di Karangasem

Amlapura,DenPost

Tak sepenuhnya wabah Covid-19 yang berpengaruh pada pembatasan aktivitas masyarakat,  berdampak buruk. Kabar baik justru datang dari Kabupaten di Ujung Timur Pulai Bali. Sejak wabah Covid-19, volume sampah di sejumlah Pasar di kawasan Kota Amlapura mengalami penurunan hingga 5 meter kibik.

Kepala Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karangasem, I Gede Ngurah Yudiantara mengungkapkan angka tersebut merupakan penurunan yang terjadi tiap harinya. “Daya beli masyarakat yang menurun di pasar tradisional serta pembatasan jam operasional pasar, membuat volume sampah ikut menurun. Biasanya sekali angkut ada 60 meter kibik, sekarang rata-rata turun menjadi 55 meter kibik,” jelas pria yang akrab disapa Dodek ini.

Baca juga :  765 Formasi CPNS dan PPPK Diusulkan Pemkab Karangasem

Tak hanya itu, penurunan volume sampah juga terjadi di sekitar lingkungan perkantoran dan sekolah. “Ya, mengingat memang tidak ada aktivitas di lingkungan sekolah. Dan di lingkungan perkantoran pun aktifitasnya terbatas,” imbuhnya. Selain itu, Dodek mengungkapkan sampah dari di masyarakat pun jumlahnya cenderung tetap.

Kendati demikian, pihaknya kini mendapat tugas tambahan untuk mengangkut sampah sejumlah tempat karantina Pekerja Migran Indonesia. “Seperti di SKB Jasri beberapa hotel di Kecamatan Karangasem. Namun jumlahnya tak terlalu banyak hanya beberapa kibik saja,” ucapnya. Terkait itu, pihaknya tetap mengimbau para petugas agar bekerja seperti biasa.(Yun)

Baca juga :  Tiba di Karangasem, 4.400 Vial Vaksin Akan Diberikan Kepada Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini