PKM di Denpasar, Siapkan Identitas Diri, Surat Kerja dan ID Card

9
103
PKM DENPASAR - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, saat mengecek suhu tubuh pengendara di Posko Terpadu, Kelurahan Ubung yang merupakan pintuk masuk Kota Denpasar dengan Kabupaten Badung, Senin (11/5/2020).

Denpasar, DenPost

Sebanyak 16 titik perbatasan wilayah Kota Denpasar dengan kabupaten lainnya di Bali, akan dijaga Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-29 Kota Denpasar pada, Jumat (15/5/2020). Di titik-titik perbatasan itu, petugas akan menyiapkan alat pengukur suhu tubuh dan rapid test bagi masyarakat secara acak yang ingin memasuki wilayah Denpasar.

Ke-16 pintu masuk yang dijaga tim itu, perbatasan Pos 1 Pos Induk (Uma Anyar), Pos 2 Jalan A.Yani, Pos 3 Jalan Mahendradata, Pos 4 Jalan Imam Bonjol, Pos 5 Jalan Kebo Iwa, Pos 6 Biaung (Jalan by pass IB Mantra), Pos 7 Penatih, Pos 8 Pesanggaran, Pos 9 Padangsambian, Pos 10 Pemogan, Pos 11 Benoa, Pos 12 Pemelisan, Pos 13 Sanur, Pos 14 Cekomaria, Pos 15 Tohpati, dan Pos 16 Penatih Dangin Puri.

Baca juga :  Tahap Pertama Tatanan Kehidupan Era Baru, Ini Kata Koster

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan di 16 pos perbatasan yang dijaga petugas akan disiapkan alat pengukur suhu tubuh dan rapid test. “Untuk warga yang masuk wilayah Denpasar akan dicek suhu tubuhnya dan ditanya asalnya darimana dan mau kemana. Jika warga ini suhu tubuhnya tinggi dan jika datang dari daerah zona maka akan dilakukan rapid test,” kata Dewa Rai, Rabu (13/5/2020).

Baca juga :  KSU Pemogan Gelontorkan 1.258 Paket Kebutuhan Pokok Kepada Anggota

Dewa Rai juga meminta kepada warga yang masuk wilayah Kota Denpasar supaya mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker. Selain itu, warga yang masuk wilayah Denpasar dalam pelaksanaan PKM pada, 15 Mei 2020, melengkapi diri dengan identitas penduduk, surat keterangan kerja atau surat tugas dari perusahaan dan ID Card. “Kelengkapan identitas ini harus dibawa masyarakat yang ingin masuk wilayah Kota Denpasar,” ujarnya.

Baca juga :  Ratusan Santriwati Jalani Protap di Terminal Mengwi

Lalu sampai kapan PKM ini akan diberlakukan di Kota Denpasar?. Dewa Rai, menjelaskan PKM ini akan berlangsung sampai 30 Juni 2020. Namun pemberlakuan PKM akan dievaluasi setiap minggunya. “Setiap Minggu kami evaluasi, tergantung dari dari perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar. Jika kasus terus turun, tentunya PKM bisa diperpendek waktu pelaksanaannya. Jika tetap naik, maka tidak menutup kemungkinan PKM bisa diperpanjang hingga batas waktu yang tidak ditentukan sampai kasus pandemi berakhir,” tandasnya. (112)

9 Komnentar

  1. Kalau saya sebagai sopir yg sewa mobil pickup dan ingin mengirim barang ke luar denpasar, trus surat apa yg perlu saya bawa??

    yen dados cukup hanya memakai masker saja tidak usah ada pkm segala…

  2. OSA saya kebetulan punya bisnis kecil2an untuk menyambung hidup yaitu pedagang buah online .saya berdomisili di denpasar tepatnya di pulau bungin gg 9 pedungan denpasar dan saya mencari buah di tabanan apakah saya bisa keluar masuk denpasar?

  3. Mohon penjelasanya kl saya mw kekarangasem ap sya juga harus bwa surat? Kbetulan sya sering bolak balik karangasem denpasar dikarnakan ortu saya skit. Trus gmna caranya? Mohon dijelaskan

  4. PSBB jg kan? beda nyebut nama aja. kalo PSBB Pemerintah daerah wajib memberi bantuan dan memenuhi kebutuhan hidup warganya. nah kalo PKM pemerintah daerah tidak perlu mengeluarkan dana bantuan atau memenuhi kebuthan warganya slma proses PKM. smart

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini