Praktik Jual-Beli Surat Keterangan Sehat Palsu di Gilimanuk Terungkap

PALSU - Barang bukti dugaan pemalsuan surat keterangan sehat yang terungkap di Gilimanuk.

Negara, DenPost

Adanya aturan jika pulang kampung harus membawa surat keterangan dokter/sehat, dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan dengan memalsukan surat keterangan. Seperti yang terjadi di Gilimanuk, Jembrana. Dari informasi, kejadiannya berawal ketika Rabu (13/5) sekitar pukul 24.00, seorang calon penumpang bernama Moh Rois asal Madura namun tinggal di Denpasar tiba di Gilimanuk. Sampai di depan Pasar  Gilimanuk dia membeli minuman.

Saat membeli minuman tersebut ada seseorang yang tidak dia kenal menanyakan dokumen kelengkapan untuk menyeberang ke Jawa yaitu surat keterangan kesehatan. Dikarenakan dia tidak  membawa surat kesehatan selanjutnya dia diarahkan untuk membuat surat di bidan/dokter.

Baca juga :  Sopir Ngantuk, Terios Tabrak Pohon

Kemudian dia dan temannya mencari bidan/dokter praktik di seputaran Gilimanuk. Namun tidak ada satupun yang buka praktik. Selanjutnya Moh Rois diarahkan oleh salah seorang masyarakat untuk ke Puskesmas Gilimanuk. Sesampai di Puskesmas Gilimanuk, mengingat sudah malam , Moh Rois  tidak dilayani untuk membuat surat keterangan  dan dianjurkan oleh petugas puskesmas untuk mengurus besok paginya. Kemudian dia  kembali ke tempat semula membeli minum di depan pasar Gilimanuk. Pada saat itu ada seseorang yang menawarkan Surat Keterangan Kesehatan kepada Moh Rois, selanjutnya orang yang menawarkan tersebut menelepon seseorang.

Berselang 10 menit kemudian pelaku berinisial PBSP asal Gilimanuk tiba di depan pasar dengan membawa blanko kosong surat keterangan sehat, dan disepakati harga per lembar surat kesehatan Rp 100.000. Kemudian Moh Rois  minta dibuatkan 4 lembar, namun diberi 1 lembar untuk mencoba di penyeberangan. Apabila  lolos akan dikasi lagi 3 lembar kepada temannya. Setelah transaksi disepakati PBSP dan pelaku FMN beralamat di Kuta Badung untuk menulis identitas Moh Rois di depan trevel yang terparkir di depan Pasar Gilimanuk.

Baca juga :  Turis Asing Temukan Orok Laki-laki di Bibir Pantai Legian

Berselang beberapa menit setelah transaksi, Moh Rois  diamankan oleh  petugas  beserta barang bukti dan kedua pelaku. Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya surat keterangan kesehatan yang sudah diisi data lengkap atas nama Moh Rois dan ditanda tangani atas nama seorang  dokter di Denpasar, satu lembar uang pecahan Rp 100.000 dan enam lembar blanko surat keterangan kesehatan yang belum bertuliskan nama (kosong).

Baca juga :  Rentan Terpapar Virus, Para Lansia di Desa Warnasari Diberi Jamu

Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, saat dimintai konfirmasi Kamis (14/5) membenarkan adanya laporan dugaan pemalsuan surat keterangan sehat tersebut. Namun dia mengaku masih melakukan pendalaman.  (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini