Lahan Pertanian Sempit, Produktivitas Panen di Denpasar Paling Tinggi

PRODUKTIVITAS TINGGI – Para petani di Subak Padanggalak, Denpasar Timur saat panen padi beberapa waktu lalu.

Lumintang, DenPost

Luas lahan pertanian yang ada di Kota Denpasar sempit, namun produktivitas panen cukup tinggi dibandingkan kabupaten lainnya di Bali. Hal itu karena lahan pertanian yang ada cukup subur sehingga hasil panen padi rata-rata 69,02 kwintal per hektar.

”Produktivitas panen padi di Denpasar jauh mengungguli kabupaten lain di Bali, bahkan tingkat nasional hanya 60 kwintal per hektar. Karena lahan pertanian yang ada diolah dengan baik sehingga padi yang dihasilkan cukup bagus,’’ kata Kadis Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra, Kamis (14/5).

Baca juga :  Wagub Buka Lomba Layang-layang, Bali Siap Terima Wisatawan

Ambara Putra menjelaskan, luas lahan pertanian yang ada di Kota Denpasar 1.958 hektar dan luas lahan tanam 3.300 hektar. Sebab, ada dua kali masa tanam yakni April-September luasnya 1.749 hektar dan hasil panen September 1.368 hektar dan ditambah panen Oktober-Maret (Okmar) 2.146 hektar. Hasil panen kedua tersebut sebanyak 148.177ton gabah kering giling. Dengan demikian, beras yang dihasilkan antara 18.000 ton-20.000  ton setahun. ”Kalau semua kabupaten produktivitas panennya sama dengan Denpasar maka Bali akan surplus beras sehingga tidak akan mendatangkan beras dari luar Bali,’’ ujar Ambara Putra. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini