Gali Sumur, Buruh Tewas Tertimbun di Negara

EVAKUASI - Tim SAR ketika mengevakuasi Gede Sudana yang tertimbun di dalam sumur milik I Gusti Kade Santika di Banjar Banyubiru, Kaliakah, Negara. (DenPost/witari)

Negara, DenPost
Di tengah pandemi virus corona, naas menimpa buruh penggali sumur, Gede Sudana (51), pada Kamis (14/5/2020) sore. Warga Banjar Berawan Salak, Banyubiru, Negara, ini tewas akibat tertimpa tanah saat membongkar batu bata pembatas (gaing) sumur milik I Gusti Kade Santika (60) di Banjar Banyubiru, Kaliakah, Negara.

Kejadiannya diketahui Gusti Ngurah Budi Arnaya dan Ni Ketut Sudiarti, istri korban. Ngurah Budi Arnaya mengatakan bahwa Sudana bersama istrinya membongkar batu bata pembatas sumur berkedalaman 6 meter. Sedangkan sebelumnya sumur berkedalaman 20 meter. Sumur lalu ditimbun tanah oleh pemilik sedalam 14 meter.

Baca juga :  Pasien Covid-19 Sehari Bertambah 16 Orang

Saat kejadian, Sudana bekerja di dalam sumur, sedangkan istrinya di atas. Dia mengawasi sang suaminya membongkar batu bata pembatas sumur. Tiba-tiba tanah di pinggir sumur ambruk lalu menimpa Sudana yang sibuk bekerja. Musibah tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

Pada pukul 15.10 datanglah Tim Basarnas yang dipimpin Korpos SAR Jembrana I Komang Sudiarsa bersama sembilan anggotanya. Mereka segera melakukan pertolongan dengan membongar reruntuhan tanah. Sudiarsa mengatakan tim evakuasi harus menggunakan pakaian azmat (alat pelindung diri/APD) meskipun korban tak terpapar virus corona.

Pukul 16.30 korban berhasil dievakuasi namun dalam kondisi tak bernyawa.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pragamagita seizin Kapolres menyebutkan bahwa jenazah Sudana kini disemayamkan di rumah duka. (witari)

Baca juga :  Kasus Meningkat, Jembrana Tambah Kapasitas Isoter

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini