Kembali, Kehadiran PMI Tanpa Ada Koordinasi Dipertanyakan di Kuta

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata

Mangupura, DenPost

Masyarakat Kuta kembali mempertanyakan kedatangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar Kabupaten Badung, yang dikarantina di wilayahnya. Kehadiran PMI dari sejumlah kabupaten, seperti Bangli, Tabanan, dan Klungkung ini dinilai tanpa ada pemberitahuan atau koordinasi kepada perangkat desa atau kelurahan setempat.

Camat Kuta, I Nyoman Rudiarta, saat tatap muka dengan jajaran pimpinan DPRD Badung, Kamis (14/5/2020), mengatakan masyarakat mempertanyakan kedatangan PMI dari luar Badung yang diam-diam melakukan karantina di hotel wilayah Kuta. “Kami serba salah, mereka datang diam-diam sudah lama baru ketahuan. Itupun ketahuan setelah dicek tagihannya,” katanya.

Baca juga :  Terus Turun, Kutsel Hanya Tambah 9 Kasus Baru

Menurutnya, masyarakat Kuta tidak mempermasalahkan ketika PMI yang dikarantina di wilayahnya merupakan warga Badung. Sebab, kedatangan PMI ke Bali menjadi tanggung jawab kabupaten/kota. “Warga kami tidak masalah ketika yang dikarantina di Kuta adalah warga Badung, karena sudah jelas kabupaten/kota memiliki tanggung jawab terhadap PMI yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, menegaskan perlu adanya persamaan persepsi terhadap kehadiran PMI. Masyarakat Kuta tidak bisa mengingkari bernegara dan berbangsa. “Masyarakat Kuta tidak menerima transfer PMI dari luar Badung, itukan baru pendapat mereka masyarakat Kuta. Namun perlu diingat, Kuta adalah bagian dari tanah air Indonesia. Jadi semua adalah bagian dari bangsa ini. Karena itu, perlu pemahaman kalau kita hidup harus saling tolong menolong. Berbangsa dan bernegara adalah perjuangan, perjuangan sekarang adalah melawan wabah virus corona. Karena itu, semua elemen harus bersatu tidak terbelah belah,” jelas Politisi PDI Perjuangan itu.

Baca juga :  Hujan Lebat di Karangasem Berasal dari Awan Cumulonimbus

Dikatakannya, wilayah Kuta memiliki banyak hotel yang dapat dimanfaatkan dalam perjuangan melawan wabah virus corona. “Kekuatan yang dimiliki Kuta adalah memiliki hotel banyak. Inilah yang bisa dimanfaatkan untuk membantu di luar Kuta. Kami berharap Gubernur Bali, dan Kapolda Bali memberikan pemahaman bersama mengenai kehadiran PMI ini,” ujarnya. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini