Tanpa Tujuan Jelas, 15 Warga Disuruh Balik Haluan

PERIKSA IDENTITAS - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, saat melakukan pemeriksaan identitas kepada warga yang masuk Kota Denpasar di perbatasan Kota Denpasar dengan Kabupaten Gianyar tepatnya di Jalan By-pass IB Mantra, Jumat (15/5).

Kesiman Kertalangu, DenPost

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di jalur padat, tepatnya di Jalan By-pass IB Mantra (Biaung, Desa Kesiman Kertalangu) yang merupakan perbatasan Kota Denpasar dengan Kabupaten Gianyar mulai dilaksanakan, Jumat (15/5). Dijaga Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, warga yang masuk di perbatasan ini dilakukan pemeriksaan.

Satu per satu warga ditanyai mengenai tujuannya masuk ke Denpasar, dan juga ditanya identitas berupa E-KTP dan surat keterangan kerja. Ada pula warga dicek suhu tubuhnya. Dari pantauan di lapangan, warga yang masuk wilayah perbatasan terlihat sudah mengikuti protokol kesehatan, dengan menggunakan masker. Mereka pun telah menyiapkan diri berupa surat keterangan kerja dan identitas diri. Namun dari ratusan warga yang masuk, 15 warga tanpa tujuan jelas dan tanpa dilengkapi surat keterangan dari desa maupun tempat kerja warga setempat disuruh balik haluan.

Baca juga :  GTPP Covid-19 Kota Denpasar Pelototi Prokes di Pasar Rakyat

Pengendali Operasi PKM Kota Denpasar, I Putu Padma Dharma, mengatakan, penerapan PKM di Kota Denpasar sudah dilakukan sosialisasi. “Kami menginginkan warga yang masuk wilayah Kota Denpasar harus sehat terlebih dahulu dan disiplin diri dengan mengikuti protokol kesehatan. Intinya tidak ada yang melarang warga masuk Denpasar, asalkan dengan tujuan jelas, membawa surat keterangan kerja dan menggunakan masker,” tandasnya. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini