Kisah Sudiarti, Lihat Suami Tertimbun Pembatas Sumur

0
25
Ketut Sudiarti, istri buruh penggali sumur yang meninggal tertimbun tanah.

Negara, DenPost

Suasana duka menyelimuti rumah Gede Sudana (51), di Banjar Berawansalak, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Jumat (15/5/2020).
Sudana menjadi korban reruntuhan tanah saat membongkar batu bata pembatas sumur milik seorang warga di Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kamis (14/5/2020).

Ni Ketut Sudiarti, istri korban ditemui di rumah duka mengatakan tidak menyangka suaminya akan meninggal karena tertimbun tanah. Apalagi menjadi saksi suaminya detik-detik terakhir menjelang tertimbun. “Saat itu, suami saya berteriak dari dalam sumur kenapa ada tiga batu kerikil jatuh. Karena saya tidak tahu, akhirnya minta suami naik saja. Tapi belum sempat naik sudah longsor,” kata Sudiarti, dengan mimik sedih.

Baca juga :  Dua KMP Hanyut di Selat Bali

Sudiarti mengaku tidak memiliki firasat apa-apa sebelum suaminya akan meninggal di tengah kesibukan bekerja. “Cuma tumben dia sebelum kerja ngajakin saya makan bareng. Biasanya tidak pernah,” jelasnya.

Selama ini katanya, suaminya seorang pekerja keras meski mereka dari keluarga tidak mampu. Rumah yang mereka tempati merupakan bantuan bedah rumah. Jika tidak ada pekerjaan menggali sumur, suaminya bekerja serabutan. Bahkan belakangan suaminya rajin mencari kerang di pantai. Selain dimasak juga dijual. “Suami saya berpesan jangan mengandalkan bantuan, namun gunakan kemampuan untuk hidup,” kata Sudiarti, yang sehari-hari juga majejahitan.

Baca juga :  Pasien Sembuh 88 Persen, Satgas Jembrana Minta Prokes Diperketat

Sudiarti mengatakan anak-anaknya sudah menikah dan ia sudah memiliki cucu, sehingga tidak memiliki beban yang berat. Namun, Sudiarti mengaku masih memiliki semangat untuk menjalani hidup dan menerima kejadian tersebut dengan iklas.

Diberitakan sebelumnya Gede Sudana (51), Kamis (14/5/202) sore meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan tanah saat membongkar batu bata pembatas sumur warga I Gusti Kade Santika (60) di Banjar Banyubiru Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Kejadian itu, diketahui saksi Gusti Ngurah Budi Arnaya, dan Ni Ketut Sudiarti istri korban. (120)

Baca juga :  RSU Negara Tambah Ruang Isolasi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini