Pasien Covid-19 di RSUD Klungkung Sembuh 100 Persen

Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma

Semarapura, DenPost

Tingkat kesembuhan pasien Covid- 19 yang dirawat di RSUD Klungkung rata-rata telah mencapai 100 persen. Namun, hingga Jumat (15/5/2020), pemerintah belum menyalurkan insentif kepada tim medis Covid -19 seperti yang telah diwacanakan sebelumnya. Padahal pihak RSUD Klungkung telah mengusulkan supaya tim medis Covid-19 mendapat insentif.

Dirut RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma, ketika dikonfirmasi mengatakan ada sekitar 30 orang yang diusulkan untuk mendapat insentif. Mereka yang diusulkan mulai dari tenaga medis dan paramedis, seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat hingga petugas operasional yang berhubungan langsung dengan perawatan pasien Covid-19. “Insentif bagi tim medis Covid-19 di RSUD Klungkung untuk bulan April sudah kami usulkan. Untuk tenaga medis dan paramedis kami usulkan ke pusat. Sedangkan tenaga operasional, seperti sopir ambulance, cleaning service ruang isolasi, petugas laundry, petugas steril alat, petugas disinfektan ruang isolasi usulan insentifnya ke provinsi,” ujar dr. Kesuma.

Baca juga :  Pilkel Serentak di Klungkung Diundur, DPT Ikut Dirombak

Menurut dr. Kesuma, sesuai dengan SK Kemenkes, insentif untuk dokter spesialis mencapai Rp15 juta per bulan, dokter umum Rp10 juta, perawat Rp7,5 juta, dan petugas lainnya Rp5 juta. Namun jumlah tersebut merupakan nominal maksimal, jika bekerja penuh dalam menangani pasien Covid-19. “Pemberian insentif nanti tergantung jumlah hari jaga. Kalau full satu bulan jaga karena pasien juga full ada selama satu bulan, maka kita usulkan untuk menerima insentif maksimal sesuai SK Menteri Kesehatan,” kata pejabat asal Nusa Penida ini. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini