Empat Hari PKM, 1.543 Warga Tanpa Tujuan Jelas Disuruh Balik

Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan

Ubung, DenPost

Empat hari sejak diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Denpasar, 1.543 warga luar Denpasar yang tidak memiliki tujuan jelas disuruh balik haluan. Selain itu, hingga Senin (18/5) ada 400 orang pengendara yang menjalani rapid test. Hal itu disampaikan Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Selasa (19/5).

Dikatakannya, tim terpadu yang ada di delapan pos perbatasan dalam melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat sudah bekerja maksimal. ”Kita lakukan rapid test secara selektif dengan pertimbangan ada masyarakat berasal dari daerah yang terjangkit virus corona. Namun dari hasil rapid test tersebut semuanya negatif,’’ kata Sriawan.

Baca juga :  Pelabuhan Padang Bai Tutup Loket, Penyeberangan ke NTB Dihentikan

Dia menjelaskan, operasi PKM bersama tim terpadu di perbatasan wilayah Denpasar dengan kabupaten lain ini merupakan kegiatan preventif (pengegahan) penularan virus corona di Denpasar. ”Kami tidak melarang warga luar masuk Kota Denpasar asalkan tujuannya jelas dengan  membawa identitas lengkap dan mematuhi protokol kesehatan,’’ ujar Sriawan.

Dia berharap kepada pengguna jalan memaklumi situasi yang ada saat ini. Apa yang dilakukan ini murni demi keselamatan bersama, baik masyarakat Denpasar maupun warga dari luar yang datang ke Denpasar.  “Pemerintah Kota Denpasar melakukan operasi PKM ini untuk mengurangi orang dalam pengawasan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) yang ada di Kota Denpasar,” katanya. (103)

Baca juga :  PPKM Turun Level, Warga Masuk Lapangan Badung Tetap Diperketat

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini