Pandemi Covid 19, Puluhan IRT di Takedan Lakukan Ini

PETIK HASIL - Salah seorang warga Dusun Takedan, Desa Selat, Klungkung memetik hasil tanaman yang mereka tanam di tempat pembibitan, Selasa (19/5).

Semarapura, DenPost

Banyak cara dilakukan warga untuk bertahan hidup di dalam situasi pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan warga Dusun Takedan, Desa Selat, Klungkung. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, puluhan ibu rumah tangga (IRT) di dusun setempat menanam tanaman pangan di pekarangan rumah masing-masing.

Sagung Putra Anggraeni mengatakan, bersama 40 IRT lainnya yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani  Karya Amerta Sari, pihaknya mengembangkan rumah bibit, demplot dan budidaya berbagai jenis tanaman di pekarangan keluarga.

Baca juga :  Pasokan Distributor Seret, Pedagang Minyak Goreng Curah di Klungkung Mulai Tutup

“Tidak hanya mengembangkan bibit, kami juga telah menjual hasil tanam kami ke warung-warung dan di pasar desa,” terang Sagung Putra Angraeni yang sekaligus sebagai Ketua KWT Karya Amerta Sari, Selasa (19/5).

Menurut Anggraeni, menanam komoditi pangan di pekarangan rumah merupakan bagian dari program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digulirkan pemerintah pusat. Program menanam komoditi pangan inipun dinilai sangat membantu. Terutama ketika ada kenaikan harga sejumlah komoditi pangan seperti cabe dan sayur mayur yang datangnya tidak menentu. Warga tidak perlu resah lagi karena sudah menanamnya di pekarangan rumah masing-masing.

Baca juga :  Klungkung Tiadakan Festival Semarapura

“Sebagian besar yang ditanam di demplot ini sudah diterapkan di rumah warga. Hanya kita masih kendala soal mengatasi hama karena semua tanaman dan pupuk kita gunakan bahan organik dan sejauh ini kami memerlukan pelatihan dan sosialiasi mengatasi hal itu,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan anggota kelompok Ni Wayan Apriani. Ibu rumah tangga ini mengaku sangat terbantu terutama jika ada kenaikan harga komoditi pangan. “Saya sempat beli sayur di luar dan kasi makan kelinci saya. Tapi setelah itu kelinci saya malah mati. Jadi dengan tanam sendiri saya tidak khawatir lagi,” katanya. (119)

Baca juga :  Apresiasi Pengayah Pura Goa Lawah di Masa Pandemi, Pengusaha Lokal Salurkan Ini

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini