Para Pemilik Toko ‘’Mesadu’’ ke DPRD Gianyar

TERIMA PEDAGANG - Wakil Ketua DPRD Gianyar I Gusti Ngurah Anom Mesta menerima sejumlah pedagang yang menempati toko di Pasar Umum Gianyar, Selasa (19/5) kemarin. (DenPost/ist)

Gianyar, DenPost
Para pemilik toko di sebelah selatan Jalan Ngurah Rai, Gianyar, mesadu (mengadu) ke Gedung DPRD Gianyar pada Selasa (19/5/2020). Mereka diterima Wakil Ketua I Gusti Ngurah Anom Masta.

Salah satu pedagang, Ida Ayu Sri, menyampaikan bahwa mereka hanya ingin kejelasan dari Pemkab Gianyar mengenai revitalisasi pasar tersebut. Ada sejumlah poin yang diharapkan para pedagang, mulai dari kesekapatan bangunan yang ada saat ini hingga penempatan tempat jualan jika nanti revitalisasi pasar rampung dikerjakan.”Bila nanti pasar sudah berdiri, kami ingin kejelasan tempat dan posisi hak kami seperti apa serta statusnya bagaimana?” tegas Ida Ayu Sri.

Baca juga :  Objek Wisata Baru Bermunculan di Gianyar, Sajikan Wisata Spiritual

Dia menambahkan para pedagang tersebut sudah empat kali berdialog dengan Pemkab Gianyar, namun dari setiap dialog itu, pihak eksekutif hanya menampung aspirasi, tanpa ada jawaban pasti. “Pertemuan selama ini belum ada kesekapatan. Kami bertemu bupati pernah sekali, tapi tidak ada menyinggung kesepakatan. Acaranya pun malah berbeda yakni menghadiri ulang tahun istrinya,” beber Ida Ayu Sri.

Mengenai surat dari Sekda Gianyar perihal pembongkaran toko di Jalan Raya Ngurah Rai, Gianyar, Dayu Sri berharap agar rencana tersebut ditunda dulu. Apalagi ada sejumlah pedagang muslim yang puasa dan akan merayakan Idul Fitri. ”Kami ingin juga kejelasan dulu, barulah kami siap pindah,” tandasnya.
Wakil Ketua DPRD Gianyar I Gusti Ngurah Anom Masta mengimbau para pedagang agar setiap menyampaikan aspirasi jangan sampai mengganggu proses pembangunan. Politisi Partai Golkar ini menambahkan pada dasarnya para pedagang mendukung rencana revitalisasi Pasar Umum Gianyar, dan bersedia pindah ke tempat relokasi sementara. Tapi mereka masih membutuhkan kepastian. ”Pada dasarnya, mereka mendukung pembangunan pasar, namun mesti ada kepastian dan MoU,” tegasnya.

Anom Masta memastikan akan membahas aspirasi para pedagang ini dengan Ketua dan anggota DPRD lainya. Doa minta para pedagang bersurat ke DPRD Gianyar dengan menyampaikan sejumlah poin aspirasi. Berdasarkan surat itulah, akan dikaji oleh Ketua DPRD Gianyar. Kalau memang perlu, maka akan dibuka dialog dengan memanggil dinas terkait. (yuli)

Baca juga :  Gianyar Awali PTM Dengan Pola 50 Persen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini