Merasa Beresiko, Seorang Dokter Perempuan Pilih Test Swab Sendiri Ternyata Positif Covid

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, DenPost

Setelah seorang dokter perempuan (30) asal Desa Dauh Puri Kelod, Denbar yang bertugas di RSUP Sanglah terpapar virus corona, Kamis (21/5/2020), kembali seorang dokter umum perempuan (26) yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Denpasar, terinfeksi Covid-19, setelah keluar hasil test swab, Jumat (22/5/2020).

Dokter perempuan yang terpapar ini, memilih untuk test swab sendiri karena merasa beresiko. “Dokter ini, berasal dari Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat yang melakukan tes swab, Kamis (21/5/2020). Sebelum dinyatakan positif, dokter ini memang sengaja ingin melakukan swab sendiri karena sudah merasa dirinya beresiko selama penanganan pasien,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga :  Warga Pakudui Tempek Kangin Mengadu ke Provinsi

Dokter yang terpapar ini, lanjut Dewa Rai, sudah dirawat di RSUP Sanglah. “Selain dokter umum perempuan ini, ada satu lagi orang yang positif dari kasus transmisi lokal yang berdomisili di Desa Dangin Puri Kelod, Dentim. Warga berjenis kelamin laki-laki dengan umur 38 tahun ini, bekerja sebagai pegawai di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bagian perbankan yang berkantor di wilayah Kota Denpasar,” ujarnya.

Diungkapkan Dewa Rai, pegawai BUMN ini sebelumnya merupakan OTG yang sudah dilakukan karantina secara mandiri di mes kantornya. Pegawai tersebut, diketahui terpapar dari rekan kerjanya yang dinyatakan positif pada, Kamis (7/5/2020), yang merupakan imported case datang dari Palu. “Pegawai BUMN ini sudah jadi OTG sejak, 7 Mei 2020, dan sudah menjalani perawatan di RSUP Sanglah. Untuk rekan-rekannya di mess masih dinyatakan negatif,” tandasnya. (112)

Baca juga :  Gencarkan Inisiatif Hyperlocal ke Indonesia Tengah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini