Sindikat Pemalsuan Surat Keterangan Kesehatan Palsu Dibekuk

DITANGKAP - Tiga tersangka kasus pemalsuan surat keterangan sehat dan surat jalan palsu ditangkap polisi.

Mengwi, DenPost

Aparat Sat. Reskrim Polres Badung, mengungkap kasus pemalsuan surat keterangan sehat dan surat jalan palsu yang dilakukan tiga supir travel lintas pulau. Para tersangka, Aan Setiawan (35), Ikwan Mudin (30) dan Sutomo (34), melakukan aksinya di tengah merebaknya wabah corona supaya dapat mengangkut para pemudik ke luar Bali, dengan keutungan belasan juta rupiah.

Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Oka Bawa, mengatakan ketiga tersangka terjaring dalam operasi yang digelar Polres Badung di dekat Pospam Ketupat Covid -19 di Jalan Raya Mengwitani, Mengwi, Badung, Rabu (20/5/2020) malam. “Ketiga tersangka pembuat dokumen kesehatan dan surat jalan palsu agar bisa mengangkut pemudik ke luar Bali. Mereka jaringan berbeda yang ditangkap di hari yang sama,” ucapnya, Jumat (22/5/2020).

Baca juga :  Garong Gerayangi Warung Sembako di Dalung

Menurut Iptu Oka, tersangka pertama yang ditangkap, yakni Aan Setiawan, sekitar pukul 21.00 Wita. Pria asal Jember, Jawa Timur itu, awalnya mengendarai kendaraan travel bernomor polisi W 7118 US dengan membawa 19 orang penumpang. Saat melintas di Jalan Raya Mengwitani, petugas jaga mencurigai mobil travel tersebut.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka diketahui, jika mobil travel itu disewa seharga Rp500 ribu dengan waktu dua hari. Sedangkan surat-surat itu tersangka buat dengan mencari contoh di google. Lalu tersangka mengetik ulang di salah satu warnet di wilayah Sesetan, Denpasar Selatan, sekaligus membuat stempel puskesmas dan nama perusahaan travel PT Kreasi Santosa Abadi. “Aksi tersangka dilakukan secara berulang untuk meloloskan para penumpang. Untuk satu orang penumpang tersangka mendapatkan keutungan Rp 80 ribu,” imbuhnya.

Baca juga :  Dewan Minta Penyemprotan Disinfektan Sebelum Parade Ogoh-ogoh

Selain tersangka Aan Setiawan, modus serupa juga dilancarkan dua tersangka lainnya, yakni Ikwan Mudin dan Sutomo. Kedua tersangka asal Jember, Jawa Timur itu, ditangkap saat membawa 21 penumpang yang hendak mudik dengan membawa surat keterangan kesehatan dan surat jalan palsu. Kedua tersangka mengangkut puluhan penumpang itu, memakai mobil travel sewaan bernomor polisi W 7523 UN. Untuk satu orang penumpang para tersangka mendapatkan keutungan mulai dari Rp400 sampai Rp500 ribu. “Kami masih dalami keterangan para tersangka. Mereka diduga melakukan aksinya dengan modus yang sama berkali-kali,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Nominal Bantuan Kreasi Pawai Ogoh-ogoh di Badung Dikurangi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini