Buat Status Ledakkan Bali, Warga Jember Ditangkap

DIGEREBEK - Jumadi (25) digerebek di tempat tinggalnya di Jalan by-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta Selatan, Badung, Rabu (20/5/2020).

Kereneng, DenPost

Pelaku penyebar ujaran kebencian di akun media sosial ditangkap aparat Subdit V Dit. Reskrimsus Polda Bali. Seorang pria asal Jember, Jawa Timur, Jumadi (25) digerebek di tempat tinggalnya di Jalan by-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta Selatan, Badung, Rabu (20/5/2020). Alasan tersangka membuat ujaran kebencian itu, lantaran kesal terhadap polisi setelah dilarang mudik.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi mengatakan, Jumat (22/5) kemarin, tersangka ditangkap lantaran melakukan tindak pidana pengancaman dan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu atau SARA yang melanggar Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca juga :  Klaim JHT BP Jamsostek Bakal Dilayani Daring

Ditangkapnya tersangka Jumadi, berdasarkan informasi dari masyarakat. Tersangka membuat komentar pada postingan seseorang di media sosial Facebook dengan nama akun “JUN BINTANG”. Dalam komentarnya, tersangka menulis “pasti bisa ke Bali lagi tenang saja kalok dilarang masuk Bali iya boom saja kayak dulu biyar mampus wkwkw”. Setelah itu, tersangka merubah nama akunnya untuk menghilangkan jejak.

Meski demikian polisi berhasil melacak keberadaan tersangka. Dan tersangka ditangkap di rumahnya Rabu malam. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah memposting postingan tersebut dengan alasan benci terhadap Polri karena dilarang mudik lebaran. “Penyidik masih dalami keterangan tersangka. Akibat ulahnya itu, tersangka diancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda Rp 1 miliar,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Meningkat, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD Wangaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini