Masuk Bali Lewat Gilimanuk, Warga Harus Bawa Syarat Ini

0
15
KOORDINASI – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana saat berkoordinasi dengan pihak ASDP Gilimanuk, Senin (25/5).

Negara, DenPost

Guna mengantisipasi  arus balik masyarakat usai Idul Fitri, Senin (25/5) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana berkoordinasi dengan pihak  ASDP Gilimanuk. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 , yang juga Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, koordinasi ini sebagai antisipasi lonjakan masyarakat yang kembali ke Pulau Bali dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Sesuai dengan imbauan gugus tugas pusat, bagi daerah, baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki fasilitas pelabuhan agar tetap mengikuti protokol kesehatan, dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh gugus pusat.

Menurutnya, melalui surat  edaran Dirjen Perhubungan Darat dan surat Gubernur Bali yang terkait tata cara penyeberangan penumpang di pelabuhan, setiap warga yang ingin ke Bali harus memenuhi beberapa syarat. Di antaranya  memiliki tujuan dan pekerjaan yang jelas dan didukung surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan berbasis rapid test. “Koordinasi inilah yang ingin kita tingkatkan sehingga sesuai dengan pelaksanaan di lapangan nantinya,” kata Artha.

Baca juga :  Buka Saat Hari Baik, Pengunjung Taman Ujung Mulai Berdatangan

Koordinasi tersebut dihadiri Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa; Dandim 16/17 Jembrana Letkol Kav. Jefri Marsono Hanok; Kajari Jembrana, Pipiet Suryo Priharto serta Sekda Jembrana, I Made Sudiada. Hadir pula Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra; Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Samsi Gunawan; Kepala Diskominfo Bali, Gede Pramana dan Kepala Satpol PP Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi.

Lebih lanjut dikatakan Artha, Gugus Tugas Jembrana sudah terlebih dahulu melaksanakan koordinasi ke ASDP di Pelabuhan Ketapang guna menginformasikan terkait Surat Edaran Gubernur Bali tentang pengendalian perjalanan orang yang akan ke Bali. Selain itu Gugus Tugas Jembrana juga telah menyebar berbagai pengumuman lewat  pemasangan spanduk imbauan, serta pamflet di tiap kapal penyeberangan. “Harapannya tentu untuk mempercepat memotong penyebaran virus covid-19, di mana di satu sisi di Provinsi Bali masih terdapat pelonjakan warga yang positif Covid, tetapi di sisi lain tingkat kesembuhan di Bali juga tinggi. Maka dari itu untuk setiap warga yang nantinya ingin kembali ke Bali agar mempersiapkan syarat-syarat tersebut,” kata Artha.

Baca juga :  Di Jembrana, Satu Orang Meninggal Akibat Covid-19

Ditegaskannya, kebijakan itu bukanlah bentuk diskriminasi, tapi semata-semata untuk kebaikan bersama sehingga penangan Covid-19 lebih efektif dan segera bisa dipotong penyebarannya.

Dengan adanya arus balik, ada kekhawatiran terjadi lonjakan penumpang kembali ke Bali. Karena itu bupati Artha menjelaskan dari pihak Pelabuhan Gilimanuk melalui Gugus Tugas Jembrana juga menyiapkan beberapa titik lokasi yang nantinya digunakan sebagai tempat rapid test.

“Ada 3 pos yang disiapkan. Pos 1 di Pelabuhan Gilimanuk, pos 2 yang di Terminal Gilimanuk dan pos 3 di Gedung Tourism Information Centre ( TIC) milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana. Nantinya pos-pos itu juga akan digunakan sebagai tempat screening warga,” paparnya. (120)

Baca juga :  Turis Asing Temukan Orok Laki-laki di Bibir Pantai Legian

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini