14 Napi Diisolasi di Rutan Bangli

ISOLASI - Pengiriman napi baru untuk diisolasi di Rutan Bangli sesuai protokol penanganan virus Corona. DenPost/ist

Bangli, DenPost

Rumah Tahanan (Rutan) Klas II-B Bangli menerima 14 titipan warga binaan pemasyarakatan atau tahanan yang sudah selesai vonis dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap (incraht) untuk ditempatkan di sel isolasi khusus sesuai protokol penanganan virus Corona. Sebagaimana mereka yang berstatus OPD atau PDP, semua napi ini pun nantinya menjalani karantina di sel khusus tersebut selama 14 hari ke depan.

Baca juga :  Razia Prokes, 95 Warga Bangli Ditegur

“Kami sudah terima tahanan yang putusannya sudah memiliki kekuatan hukum tetap dan sudah eksekusi Jaksa Penuntut Umum sebanyak 14 orang. Di mana dua orang kami terima sebelumnya dan 12 orang lagi baru kami terima kemarin (Selasa, 26/5),” kata Kepala Rutan Kelas II-B Bangli, Made Suwendra, Rabu (27/5).

Rinciannya 11 napi titipan dari Kejaksaan Negeri  Denpasar,  2 orang titipan Kejaksaan Negeri Badung dan  dari  Oditur Meliter Udayana 1 orang.

Dihubungi terpisah, Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk didampingi Humas Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma, menerangkan, saat ini untuk di wilayah Kemenkumhan Bali, Rutan Bangli ditunjuk sebagai UPT Tempat isolasi bagi narapidana mengikuti protokol penanganan virus Corona. “Jadi untuk memutus mata rantai atau mencegah terjadinya penularan virus Corona, semua tahanan dari luar yang sudah vonis dan incraht harus menjalani protokol penangangan Covid. Mereka diisolasi selama 14 hari, menjalani pemeriksaan baik rapid maupun swab. Jika hasilnya negatif semua dan setelah 14 hari itu mereka dikembalikan ke lapas atau rutan di wilayah hukum masing-masing,” jelasnya. (128)

Baca juga :  Isoter di Bali akan Dicek Panglima TNI dan Kapolri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini