Semua Kontak Erat Bocah di Demulih, Bangli, Negatif Corona

RAPID TEST - Sejumlah warga Banjar Tanggahan Talang Jiwa, Desa Demulih, Bangli, saat menjalani rapid test seorang pascabocah setempat terpapar corona. (DenPost/ist)

Bangli, DenPost
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangli masih menelusuri dimana gerangan bocah perempuan berusia tujuh tahun dari Desa Demulih, Kecamatan Susut, Bangli, bisa terjangkit virus corona. Pasalnya, selain belum diketahui pasti penularannya, semua orang yang diduga punya kontak erat dengan bocah tersebut, hasil rapid test maupun cek swabnya negatif. Termasuk kedua orangtua maupun saudara kandung sang bocah.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli Wayan Dirgayusa, Rabu (27/5/2020) mengatakan sebelumnya dilakukan penelusuran terhadap siapa saja yang menjadi kontak erat si bocah. Kemudian ditemukan 19 orang, termasuk orangtua maupun adik kandungnya. “Hasil pemeriksaan dari ke-19 orang tersebut, baik rapid maupun swab, negatif semua,” tegasnya.

Baca juga :  Maling Bobol Gedong Penyimpenan di Pura Dalem Serokadan, Ini Dampaknya

Hal ini juga menuai penasaran dimana sejatinya bocah tersebut tertular virus corona. “Masih belum diketahui tertularnya dimana? Yang pasti transmisi lokal, namun dari siapa dan dimana, masih kami telusuri,” sebut Dirgayusa.
Mengenai sang bocah asal Demulih ini, sekarang menjalani perawatan/isolasi di RSUP Sanglah, Denpasar.

Sedangkan untuk penambahan kasus baru di Bangli nihil, dan hingga Selasa total kasus masih tetap 89, dengan kesembuhan 68 orang. “Kasus baru syukur tidak ada dan mudah-mudah tidak ada lagi. Justru yang sembuh terus bertambah. Hari ini (Selasa kemarin) dua orang sembuh. Mereka dari Pekuwon, Cempaga, dan Uma Anyar, Tamanbali,” tandas Dirgayusa. (anta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini