Negatif, Swab PMI Jembrana yang Dikarantina di Dua Hotel

SWAB - Gugus tugas ketika pengambilan swab terhadap dua warga Pohsanten hasil tracking PMI positif karantina asal Pohsanten.

Negara, DenPost

Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Jembrana telah melakukan pemeriksaan sampel swab di dua hotel lokasi karantina. Ini dilakukan sebagai syarat pemulangan PMI karantina. Hasilnya, para PMI yang menjalani karantina di Hotel Ratu dan Hotel Bali Sunset dinyatakan negatif

Jubir Gugus Tugas Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, ditemui kamis ( 28/5) mengatakan, hasil swabnya sudah keluar. Dari sampel yang diambil tanggal 26 Mei 2020 , 13 PMI  di Hotel Ratu dan 17 PMI di Hotel Bali Sunset dinyatakan negatif. Selanjutnya untuk menentukan kepulangan PMI itu tinggal menyelesaikan masa karantina beberapa hari  lagi.

Baca juga :  Seka Teruna Gencarkan Gerakan Penanaman Pohon di Hutan

Selama ini, kata Arisantha, sebanyak 147  PMI sudah di swab. Dari jumlah itu, 3 orang PMI karantina dikonfirmasi positif Covid-19 . Sementara satu orang PMI sudah dinyatakan sembuh Covid-19 setelah sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSU Negara lewat hasil test rapid reaktif.

Sedangkan total PMI yang sudah datang dan menjalani karantina 414 orang.  Sebanyak 266 di antaranya sudah dinyatakan sehat dan dipulangkan ke rumah masing-masing. Selain hasil test PMI Karantina, Gugus Tugas Covid-19 Jembrana juga menyampaikan hasil test swab yang dilakukan kepada enam  warga Jembrana lainnya.

Baca juga :  Wisdom Masuk Bali Meningkat

Keenam warga itu berasal dari Kelurahan Loloan Timur 4 orang , Kelurahan Loloan Barat dan Kelurahan Lelateng masing-maisng satu orang. Dari hasil uji  laboratorium yang diambil Lab Mikrobiologi Sanglah,  seluruhnya dinyatakan negatif.

“ Kita bersyukur hasilnya seluruhnya dinyatakan negatif. Dari hasil  rapid test yang diilakukan kepada mereka sebelumnya juga dinyatakan nonreaktif.  Tinggal pengambilan sampel swab sekali lagi paling cepat 7 hari dari sekarang. Mudah-mudahan hasilnya kembali negatif , sehingga  masyarakat Jembrana bisa lebih tenang dan transmisi lokal bisa dihindari,“ kata Arisantha. (120)

Baca juga :  Meninggal, Kakek Telantar Dikuburkan Dinas Sosial Jembrana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini