Tiga Pembobol ATM Diciduk, Seorang WN Aljazair Buron

Tersangka Roni Firmansyah, Wayan Kontal dan Tri Ito Yudiarsuryo

Kereneng, DenPost
Komplotan pembobol mesin anjungan tunai madiri (ATM) dibekuk aparat Resmob Subdit III Direktorat Reskrimum Polda Bali. Polisi menangkap tiga tersangka usai menggasak uang di mesin ATM Bank Mandiri di areal SPBU Buruan di Jalan By-pass Darma Giri, Gianyar, pada Rabu (27/5) lalu.

Pembobolan ATM tersebut sejatinya melibatkan empat orang. Namun polisi baru mampu menangkap tiga orang yaitu Roni Firmansyah Maulana, Tri Ito Yudiarsoyo, dan I Wayan Kontal. “Sedangkan seorang lagi warga negara asing asal Aljazair, Phillip, masih buron,” kata Kasubdit III Direktorat Reskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra, Kamis (28/5) kemarin.

Baca juga :  Pelangi Bali Minta "Rare Angon" Bersabar

Terungkapnya kasus ini berawal ketika polisi menerima laporan dari salah satu karyawan Bank Mandiri, Dwi Prasetyo. Pada Rabu (27/5) sekitar pukul 07.00, dia melihat di grup Whatsapp (WA) kantornya ada update dari Tim FLM bahwa CCTV di ruang ATM Bank Mandiri di SPBU Buruan, Gianyar, tertutup lakban. “Pelapor menanyakan kepada tim FLM mengenai situasi di TKP dan dilaporkan bahwa tiga kotak uang di dalam mesin ATM hilang,” tegas AKBP Ranefli.
Ketiga kotak yang hilang tersebut masing-masing berisi uang sekitar Rp200 juta. Akibat kejadian itu, PT Usaha Gedung Mandiri mengalami kerugian Rp600 juta. “Kami lantas melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan saksi-saksi di sekitar lokasi,” beber Ranefli.

Baca juga :  Jumat, 171 Orang Positif Covid-19 dan Satu Pasien Meninggal di Denpasar

Selanjutnya tim Resmob Polda Bali mengidentifikasi ketiga pencuri. Hanya berselang beberapa jam pascakasus pencurian itu yakni sekitar pukul 21.00, salah satu tersangka yakni Roni Firmansyah diringkus di Denpasar. Rupanya Roni enggan masuk penjara seorang diri. Dia lantas buka mulut membeberkan identitas anggota komplotannya. Berselang satu jam kemudian giliran Tri Ito Yudiarsoyo dibekuk di Batubulan, Gianyar, dan I Wayan Konta diringkus di Jimbaran, Kusel, sekitar pukul 23.30.

Hasil pemeriksaan, polisi akhirnya berhasil mengungkap bahwa salah seorang dari ketiga tersangka yakni Roni Firmansyah asal Cimahi, Jabar, ternyata karyawan FLM bagian teknik. Polisi kemudian mengamankan barang bukti uang Rp333 juta, kaset CCTV dalam kondisi terbakar, mobil Toyota Agya, magic com dan satu blender yang dibeli dari hasil pencurian. “Mereka sudah merencanakan aksinya. Mereka membongkar pintu brankas ATM menggunakan anak kunci. Kami masih melakukan pengembangan,” tandas Ranefli. (wiadnyana)

Baca juga :  Motivasi Wartawan, PT Jimbaran Hijau kembali Bantu PWI dengan Beras dan Masker

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini