Lagi, Belasan Wisman Pesta di Vila

BUBARKAN PESTA – Aparat Satpol PP dan Polres Badung saat membubarkan pesta yang digelar wisman di salah satu vila di Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan, Kuta Utara, Badung, pada Selasa (26/5/2020). (DenPost/ist)

Mengwi, DenPost
Di tengah merebaknya wabah corona, belasan wisatawan mancanegara (wisman) malah pesta miras diiringi musik digelar di salah satu vila di Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan, Kuta Utara, Badung, pada Selasa (26/5/2020) lalu.
Pesta yang digelar tersebut mengganggu masyarakat sekitarnya lantaran menimbulkan suara bising. Warga kemudian melapor ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. “Petugas gabungan Polres dan Satpol PP Badung lantas membubarkan pesta tersebut sekitar pukul 22.00,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Badung IGAK Suryanegara, Kamis (28/5/2020).

Dia menambahkan, begitu didatangi petugas, seketika itu juga wisman itu menghentikan kegiatannya. Pascakejadian, pemilik vila langsung dipanggil ke Kantor Satpol PP Badung. Dia ditegur sekaligus diminta menunjukkan dokumen perizinan. “Pemilik vila sudah kami panggil. Izin vila itu lengkap, tapi tetap kami berikan sanksi peringatan karena membiarkan tamu pesta pada masa pandemi corona,” papar Suryanegara, sambil menambahkan bahwa para tamu yang tinggal di vila tersebut sudah diusir.

Baca juga :  Rata-rata Badung Kehilangan Lahan Sawah Segini

Lebih lanjut Kasatpol PP mengimbau agar pemilik usaha akomodasi wisata di Badung menginformasikan kepada para tamu agar ikut mematuhi kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran corona. Hal ini lantaran kasus wisman yang pesta di tengah wabah corona bukan kali ini saja terjadi di Kuta Utara. Sebelumnya, sejumlah wisman juga pesta ulang tahun, sehingga dikecam warga. “Kami imbau pemilik akomodasi ikut mensosialisasikan kebijakan pemerintah dalam penanggulangan covid-19 seperti tak membuat kerumuman dan tetap memakai masker bila ke luar rumah,” jelasnya.

Baca juga :  Tak Dapat Bantuan di Badung, Posko Pengaduan Menanti

Bila kasus serupa kembali terjadi, maka pihaknya bukan tidak mungkin menjatuhkan tindakan tegas. “Saat ini kami lakukan langkah persuasif. Tapi kalau berulang lagi, maka bisa saja kami tindak lanjuti dengan merekomendasikan pencabutan izin. Kami serahkan ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjutnya secara pidana,” tegasnya.
Perbekel Pererenan I Made Rai Yasa saat dimintai konfirmasi menyebutkan bahwa kasus pesta di salah satu vila di Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan, saat ini ditangani polisi. “Jajaran kepolisian sudah turun untuk menyelesaikan kasus tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan Kapolres Badung AKBP Robi Septiadi mengatakan bahwa pihaknya hanya membantu Sapol PP Badung untuk membubarkan pesta yang dilakukan belasan wisman tersebut. (124)

Baca juga :  Rapat Paripurna DPRD, APBD Badung 2021 Dirancang Segini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini