Di Klungkung, Pedagang Luar Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

PEDAGANG - Situasi pedagang bermobil di Terminal Galiran, Klungkung belum lama ini.

Semarapura, DenPost

Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19, Bupati Klungkung,  I Nyoman Suwirta kembali memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Covid-19 dari tanggal 1 Juni sampai dengan 30 Juni 2020. Selama masa tanggap darurat, Suwirta juga belum memutuskan untuk melonggarkan jam buka pasar. Jam buka pasar masih menggunakan sistem saat ini (buka mulai dari jam 07.00 Wita hingga tutup pada pukul 15.00 Wita).

Selain itu, saat pemberlakuan new normal nanti, para pedagang dari luar daerah juga wajib bisa menunjukkan surat hasil rapid test negatif. Suwirta juga memerintahkan agar  kewajiban dalam masa tanggap darurat supaya dipercepat, termasuk juga kewajiban untuk menghadapi masa new normal seperti pengadaan alat thermogun. Karena selama pandemi Covid-19, semua pengadaan kebutuhan masker, disinfektan dan hand sanitizer akan menjadi kebutuhan rutin.

Baca juga :  Wisatawan Membeludak ke Nusa Penida, Akses Jalan ke Objek Wisata Krodit

“Saya sudah mengingatkan kepada seluruh kepala OPD dalam menghadapi new normal, protokol kesehatan di masing-masing perkantoran, dinas ataupun instasi supaya tetap dilakukan,” terangnya, Jumat (29/5).

Dalam bidang pendidikan, Suwirta mengatakan tetap menegakkan aturan physical distancing pada tahun ajaran baru nanti. Para siswa untuk tingkat SD dan SMP kemungkinan akan disekolahkan setengah-setengah. Bisa setengah dari jumlah siswa di sekolah atau setengah dari jumlah siswa di kelas. Tapi terkait hal itu, Dinas Pendidikan diperintahkan untuk melakukan kajian lebih dalam lagi. Demikian pula angkutan siswa gratis supaya tetap melayani siswa dan sopir diwajibkan melakukan rapid test terlebih dulu.

Baca juga :  Disebut Puri Palsu dan Penghianat, Keluarga Besar Puri Anom Tabanan Meradang

Terkait Surat Edaran dari Kementerian Perhubungan tentang pembukaan semua jalur transportasi, Dinas Perhubungan Klungkung diperintahkan untuk membuka kembali dermaga boat-boat cepat penyebranganan menuju Nusa Penida. Pembukaan jasa penyeberangan ini harus tetap memberlakukan protokol kesehatan. Kepada para penumpang selain ber-KTP Klungkung diminta menunjukkan Surat Keterangan tujuan ke Nusa Penida.

“Kalau untuk pembukaan objek-objek wisata, kami di Klungkung menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Bali,” tandas Suwirta. (119)

Baca juga :  Dituntut Siap PTM, Sekda Sebut Beberapa Sekolah Kesulitan Air

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini