Ringankan Beban Ekonomi Akibat Covid -19, Wanita Tani Giri Mas Budidayakan Ini

0
8
MADU KELE-KELE - Pengurus Kelompok Wanita Tani Laksmi Giri Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan didampingi pembinanya disalah satu sarang madu kele-kele (trigona).

Singaraja, DenPost

Wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia berdampak pada setiap sendi perekonomian masyarakat. Banyak karyawan di sektor pariwisata yang dirumahkan ataupun kena PHK. Tak pelak, para suami yang sebelumnya menjadi tulang punggung keluarga harus mengencangkan ikat pinggang agar bisa bertahan dalam suasana pendemi. Para istri yang sebelumnya lebih fokus mengurus rumah tangga, kini ikut putar otak untuk membantu perekonomian keluarga. Seperti yang dilakukan para istri di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan yang menghimpun diri dalam Kelompok Wanita Tani Laksmi Giri. Mereka membudidayakan madu kele-kele (trigona)

Ketua Kelompok Wanita Tani Laksmi Giri, Kadek Suarniti (39) mengakui, ide budidaya madu kele-kele ini untuk membantu beban suami yang terdampak Covid-19. “Ide awalnya dalam suasana pendemi ini bisa bantu beban suami untuk biaya dapur dan anak sekolah,” ungkapnya.

Baca juga :  APD Langka, Petugas Puskesmas Pakai Jas Hujan

Budidaya madu kele-kele ini cukup praktis, yakni dengan hanya membeli indukan bersama kayu (sarang) langsung dari Lampung. “Lumayan hasilnya untuk bisa tambahan uang dapur,” imbuhnya. Saat ini, kelompoknya berjumlah 20 orang yang masing-masing punya 4-5 sarang yang bisa panen setiap bulannya.

“Jumlah madu yang dihasilkan tergantung makanan lebahnya. Sejauh ini lumayan dan harga madu jenis kele-kele ini masih cukup tinggi di pasaran,” katanya. Untuk kemasan 150 ml dibandrol Rp 100 ribu. “Konsumen biasanya membeli untuk obat dan juga untuk jaga stamina,” imbuh Sekretaris Kelompok, Ketut Wardani (56). Dia pun mengaku cukup terbantu dengan budidaya madu ini.

Baca juga :  Harga Tanah Tak Sesuai, Warga Enggan Tanda Tangan

Sementara itu, Pembina Kelompok, Ketut Sukrana (58) sangat mendukung apa yang dilakukan para wanita tani ini. Pensiunan PNS ini pun mengaku kini sedang mengembangkan teknologi untuk memajukan usaha rumahan ini. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini