Penuhi Kebutuhan Darah, PMI Rajin “Jemput Bola”

DONOR DARAH - Pengurus Daerah (PD) Federasi Serikat Pekerja Pariwiata - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PAR-SPSI) Provinsi Bali,saat donor darah pada Senin (1/6/2020) di kantor FSP PAR-SPSI Provinsi Bali, Sesetan, Denpasar Selatan. (DenPost/ist)

Sesetan, DenPost
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali bekerja keras memenuhi kebutuhan darah di Pulau Dewata yang kini hanya terpenuhi 46 persen. Selain menyediakan layanan donor darah di Markas PMI di Jl.Imam Bonjol, PMI Bali cukup rajin jemput bola dengan melayani kegiatan donor darah massal seperti donor darah yang digelar PMI Bali bersama Pengurus Daerah (PD) Federasi Serikat Pekerja Pariwiata – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PAR-SPSI) Provinsi Bali, Senin (1/6/2020) di kantor FSP PAR-SPSI Provinsi Bali, Sesetan, Denpasar Selatan.

Kepala UTD PMI Provinsi Bali, dr.AA Sagung Mas Dwipayani M.,Kes, mengucap terima kasih kepada para pengurus dan anggota FSP PAR-SPSI Provinsi Bali yang tetap berpartisipasi di tengah pandemi corona.

Baca juga :  Membandel, Pedagang di Jl. Kartini Dibubarkan Satpol PP

“Mengingat kondisi begini, sekolah, kampus, mal, hotel, dan lain-lain, belum dibuka, sehinggaami kesulitan mencari pendonor. Kami harus jemput bola, berapa pun dapat. Kalau saat situasi normal seperti dulu, kami biasanya jadwalkan kegiatan donor darah,” tegasnya.

Kegiatan donor darah ini tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penularan corona melalui transmisi lokal. Hal itu meliputi menjaga jarak, mengenakan alat pelindung diri (APD) dan mencuci tangan.

Masih dalam upaya memenuhi kebutuhan darah di Bali, pihaknya juga mewajibkan warga yang akan menggunakan darah PMI agar menyiapkan pendonor pengganti untuk menggantik stok darah yang keluar. Cara itu juga belum optimal, sebab para pendonor pengganti juga diseleksi, dan beberapa di antara mereka tidak layak mengikuti donor. “Banyak gagal karena tekanan darah, ada terlalu tinggi dan ada yang terlalu rendah. Jadi tidak semua bisa berdonor,” terang dr.Sagung.
Kepada masyarakat, dia berharap agar mendukung PMI untuk memenuhi kebutuhan darah dengan ikut berdonor. Bagi masyarakat yang enggan berdonor ke rumah sakit, PMI menyediakan layanan di markas, serta melayani donor darah komunitas.
Ketua PD FSP PAR-SPSI Provinsi Bali, Putu Satyawira Marhaendra, mengucap terima kasih kembali kepada PMI yang menfasilitas pihaknya melakukan donor. Ia menjelaskan, terdapat 94 orang yang ikut donor darah. Mereka adalah peserta donor bulan lalu yang kembali berdonor.

Baca juga :  Resahkan Pedagang dan Warga Padangsambian Kelod, Pemalak Diamankan

Untuk menerapkan protokol kesehatan secaa optimal, dalam satu jam, peserta yang berdonor dibatasi cuma 24. “Meski terdampak Covid-19, kami juga ingin berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan, berupa darah,” tandasnya. (wira)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini