Tirta Gangga Sediakan Ruang Isolasi bagi Pengunjung

0
5
SIMULASI - Simulasi penerapan new normal life di Objek Wisata Tirta Gangga.

Amlapura, DenPost

Berbagai persiapan dilakukan Kabupaten Karangasem jelang new normal life. Salah satunya di bidang pariwisata. Setiap destinasi pariwisata dituntut untuk menyediakan berbagai sarana, mendukung kehidupan baru berdampingan dengan Covid-19. Salah satunya Objek Wisata Taman Tirta Gangga, di Desa Ababi, Kecamatan Abang. Di DTW ini, pengelola telah menyediakan ruang isolasi khusus dan menerapkan cuci tangan tiga lapis sebelum masuk ke objek wisata.

Pengelola objek wisata Tirta Gangga, Anak Agung Kosalia, saat menggelar simulasi penerapan protap new normal life, Kamis (4/6/202) mengungkapkan, Objek Wisata Tirta Gangga telah siap menerima wisatawan. “Kami sudah siap dengan sarana cuci tangan, pemeriksaan pengunjung serta peraturan-peraturan selama berkunjung,” jelas Kosalia.

Baca juga :  Pedagang Pasar Rubaya Tumpah Hingga ke Jalan, Satgas Ajukan 2 Solusi

Pantauan DenPost, saat melakukan simulasi, sebelum sampai di loket Taman Tirta Gangga pengunjung terlebih dahulu harus mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Hal ini wajib dilakukan, bahkan pihak pengelola secara khusus menempatkan satu petugas  di areal tersebut.

Setelah itu pengunjung harus menggunakan hand sanitizer di tempat cek suhu tubuh. “Di sini bila suhu tubuh di atas 36 derajat, kami akan menyarankan lebih dahulu untuk beristirahat di ruang isolasi yang kami sediakan. Siapa tahu suhu tubuh tersebut karena kepanasan ketika di perjalanan,” ungkap Kosalia. Namun bila setelah dilakukan pengecekan yang kedua kali suhu masih tinggi, maka tak diperkenankan untuk masuk ke objek wisata.

Baca juga :  Kematian Babi Juga Terjadi di Samuh, Peternak Enggan Melapor

“Nah untuk yang lolos cek suhu, baru diperkenankan membeli tiket ke loket. Setelah membeli tiket pengunjung harus kembali menggunakan hand sanitizer saat akan masuk ke objek wisata,” jelasnya. Saat masuk ke objek wisata, pengunjung langsung disambut dengan sajian loloh kayu manis. “Loloh ini dipercaya menghilangkan panas dalam. Ya, seperti jamu untuk imunitas tubuh,” imbuhnya.

Saat berwisata pun pengunjung terus dipantau oleh petugas, agar selalu melakukan jaga jarak, dan tetap mengenakan masker. “Semua petugas juga kami lengkapi dengan APD. Seperti sarung tangan, masker dan kaca pelindung muka,” tutur Agung. Tak hanya itu, pihaknya juga selalu melakukan disinfeksi rutin, di tiap tempat duduk dan tempat-tempat yang kerap disentuh oleh pengunjung. Ditanya mengenai kapan Taman Tirta Gangga dibuka, Kosalia mengaku masih menunggu kepastian dari pemerintah. “Intinya kami mengikuti arahan pemerintah,” pungkasnya. (yun) 

Baca juga :  Koster: Jika Kasus Melonjak, Pariwisata Bisa Ditutup lagi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini