ASN Mulai Ngantor, Fasilitas Cuci Tangan di Pemkab Badung Belum Memadai

SEMBAHYANG - ASN Badung di hari pertama masuk kerja dengan tatanan kenormalan baru dengan melakukan persembahyangan bersama di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung.

Mangupura, DenPost

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Badung sudah mulai masuk kerja dengan skema new normal pada Jumat (5/6/2020). Mengawali kerja di tatanan kenormalan baru, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Badung  melakukan persembahyangan bersama di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung . Namun, penyediaan alat atau  fasilitas cuci tangan  di Puspem Badung rupanya belum memadai. Hanya pintu masuk utama gedung yang disediakan tempat cuci tangan. Beberapa pintu masuk  lainnya belum dilengkapi tempat cuci tangan. Begitu juga dalam pengecekan suhu tubuh, tidak semua pegawai yang masuk ke ruangan di cek suhu tubuhnya, lantaran pintu masuk gedung di areal puspem tidak hanya satu.

Baca juga :  Meski Gratis, PDAM Badung Minta Warga Tetap Lakukan Ini

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, Gede Wijaya, tak menampik  jika tempat cuci tangan di lingkungan Pemkab Badung maish terbatas. Meski demikian pihaknya mengaku  setiap Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah ada tempat cuci tangan di masing- masing toilet. “Beberapa memang ada dipintu masuk, namun di masing-masing toilet setiap OPD ada tempat cuci tangan,” kata Gede Wijaya.

Baca juga :  Ringankan Beban Pedagang, Perumda Pasar Berikan Potongan Sewa Tempat

Mengacu pada SE Bupati, pihaknya mengaku memang disarankan untuk memiliki tempat cuci tangan yang memadai dan mudah diakses. “Tapi nanti semua itu (tempat cuci tangan –red) akan dilengkapi lagi oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Badung,  supaya lebih banyak dan gampang diakses,” katanya.

Dimintai konfirmasi secara terpisah, Koordinator Satuan Tugas Operasi di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid -19 Kabupaten Badung, dr. I Nyoman Gunarta, mengatakan, semua itu adalah syarat umum. “Ini karena waktu mepet tentu penganggaran harus kami koordinasikan dengan Bapeda. Setelah itu baru  minta review ke inspektorat,” katanya. (115)

Baca juga :  Warga Sambut Antusias Vaksinasi Kedua di GKY Kuta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini