Satu dari Empat Korban Tewas Jatuhnya Heli di Kendal Asal Buleleng, Pengabenan 10 Juni

Almarhum Kapten Kadek Udi Suardiasa.

Singaraja, Denpost

Satu dari empat anggota TNI yang menjadi korban dalam insiden jatuhnya helikopter TNI jenis MI-17 milik penerbangan TNI Angkatan Darat yang jatuh di area Kawasan Industri Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Sabtu (6/6/2020), sekitar pukul 14.25 Wib berasal dari Dusun Mawar, Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Korban merupakan Kapten Kadek Udi Suardiasa.

Sekertaris Desa Tukad Sumaga, Made Kutara, saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2020), membenarkan ada warganya yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Korban Kapten Kadek Udi, merupakan anak kedua dari pasangan suami istri I Ketut Gitara Yasa, dan Ni Kadek Arini.

Baca juga :  Lagi, Satu Pasien Meninggal di Buleleng

“Benar, korban sudah lama tugas di Semarang. Kalau orangtuanya bapak Ketut Gitara Yasa sekarang tinggal di desa sebagai petani,” ujar Kutara.

Ditambahkan, korban lahir dan besar di Tukad Sumaga. Hanya saja ketika duduk di bangku SMP barulah pindah ke Denpasar, karena orangtuanya tugas di Denpasar. “Namun orang tuanya sudah pindah ke Tukad Sumaga menjadi petani,” imbuhnya.

Dari hasil koordinasi dengan keluarga korban, Kutara menyebut jika jenazahnya akan diberangkatkan dari Semarang, Jawa Tengah sekira pukul 11.00 Wib. Selanjutnya diprediksi akan sampai pukul 15.00 Wita. “Kemungkinan akan sampai di Tukad Sumaga sekitar jam 18.00 Wita sore,” ucapnya.

Baca juga :  Kapolsek Wisnaya Melayat ke Rumah Duka Korban Penganiayaan

Sementara itu, sepupu korban Made Budi Sri Adnyani, via telepon menyebutkan kabar duka itu diterima orang tua korban dari mertuanya di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu sore, jika anak keduanya menjadi korban dalam insiden jatuhnya Helikopter. Setelah menerima kabar duka tersebut, keluarga langsung mempersiapkan upacara pengabenan. Jika tidak ada aral melintang, maka upacara pengabenan akan digelar pada, 10 Juni 2020.

Jenazah akan dijemput kakak korban yang juga merupakan anggota TNI dan bertugas di Tabanan. “Almarhum sudah menikah dan punya satu orang anak. Kira-kira menjadi TNI sejak tahun 2008 lalu. Nanti jenazah dijemput kakaknya di bandara. Sekarang masih persiapan untuk buat banten di rumah duka,” tandasnya.(118)

Baca juga :  Dari Pura Panti Jadi Pura Umum, Begini Keunikan di Pura Kerta Negara Gambur Angalayang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini