Selama Pandemi, Ratusan Warga Jembrana Terjangkit DBD

LAKUKAN FOGGING - Petugas saat melakukan fogging di perumahan Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Sabtu (6/6/2020).

Negara, DenPost

Demam Berdarah Dengue (DBD) turut menghantui keselamatan warga di Jembrana, di tengah pandemi Covid-19.
Dari data di Dinas Kesehatan Jembrana, trend kasus DBD mengalami pasang surut.
Dari Januari hingga Mei 2020, warga yang terjangkit DBD sudah mencapai 154 orang.

Dari jumlah itu, di antaranya pada Januari sebanyak 22 kasus, Februari (18 kasus), Maret (40 kasus), April (39 kasus) dan Mei (35 kasus). Bahkan sejak awal Juni lalu, sejumlah warga Tegal Badeng Timur dan Cupel juga terjangkit DBD.

Baca juga :  Sidang Dewan Jembrana Penetapan Ranperda Terapkan Prokes

Dari pengamatan di Puskesmas Pengambengan, Minggu (7/6/2020), sejumlah pasien dari Tegal Badeng Timur dan Cupel masih dalam perawatan penyakit DB.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, mengakui pihaknya juga disibukkan dengan penanganan DBD selain Covid-19. Pihaknya berusaha maksimal melakukan penanganan berbagai penyakit lainnya di tengah merebaknya virus corona.

Sebelumnya, dari total 154 kasus DBD tersebut penyakit ini sempat merenggut nyawa beberapa bocah. Menurutnya, kasus DBD ini menyebar di semua kecamatan dan tidak hanya wilayah pesisir saja. Terbanyak di Kecamatan Negara, disusul Pekutatan, Melaya, Mendoyo dan terakhir Jembrana. “Yang paling penting, kita tetap berikan edukasi kepada masyarakat untuk rutin melakukan 5 M plus sebagai langkah pencegahan utama,” ujar Arisantha. (120)

Baca juga :  Pelaku dan Puluhan Kayu Pembalakan Liar di TNNB Diamankan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini