Denpasar Tambah 12 Covid-19, Lima Kasus dari Cari Suket Swab Test

Denpasar, DenPost

Kasus positif Covid-19 kembali menghantam Kota Denpasar. Kali ini, sebanyak 12 kasus dalam sehari terkonfirmasi, Minggu (7/6/2020). Kasus ini, merupakan transmisi lokal.

Dari 12 kasus positif Covid-19, sebanyak 5 kasus di antaranya terdeteksi dari orang yang hendak mencari surat keterangan (suket) swab test untuk dibawa saat menuju ke luar Bali.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, yang dikonfirmasi, membenarkan adanya 12 kasus positif Covid-19 di Denpasar. Kata Dewa Rai, keseluruhan kasus yang terdata ini merupakan transmisi lokal yang belum diketahui penyebarannya. “Data yang masuk dari 12 orang positif Covid-19, 5 di antaranya terdeteksi karena mencari suket tanpa disengaja ternyata positif Covid-19,” kata Dewa Rai.

Ditambahkan Dewa Rai, tambahan positif pertama terjadi pada seorang laki-laki (48) yang tinggal di Kelurahan Pemecutan, Denbar. Pasien ini, memeriksakan diri pada, 4 Juni 2020, karena memiliki gejala demam tinggi dan di opname di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Setelah di tes swab dari pihak RS, laki-laki ini dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga :  Tahanan Kasus Narkoba Gelar Upacara Pernikahan di Markas Polisi

Pasien kedua, merupakan laki-laki (45) dari Kelurahan Serangan, Densel. Laki-laki tersebut, merupakan orang luar Bali tetapi sudah menetap di Denpasar sejak lama. Pasien ini dilakukan swab karena mengalami gejala demam dan masuk RS BIMC sejak 4 hari lalu, dan dinyatakan positif Covid-19.

Kasus positif lainnya terjadi pada perempuan (67) dari Desa Pemecutan Kaja, Denut. Perempuan ini diketahui merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejak 4 hari lalu, di RS AD karena demam tinggi. Setelah di swab dinyatakan positif Covid-19.

Kasus positif juga terjadi pada perempuan umur 62 tahun dari Kelurahan Pemecutan, Denbar yang sebelumnya merupakan OTG. Perempuan ini diketahui terinfeksi dari anaknya (40) yang sudah terlebih dahulu dinyatakan positif pada, 4 Juni 2020. Setelah di swab, ternyata perempuan itu, dinyatakan positif dan sudah dirawat di RSUD Wangaya.

Baca juga :  Rendah, Pengaduan Masyarakat ke Ombudsman Soal Dampak Covid-19

Kasus positif selanjutnya, yakni laki-laki (60) yang tinggal di Desa Ubung Kaja, Denut. Laki-laki ini merupakan PDP dan masuk RS Wangaya sejak, 4 Juni 2020, karena mengalami demam, batuk dan pilek. Saat dilakukan swab, ternyata laki-laki ini dinyatakan positif Covid-19 yang saat ini sudah dirawat di RS Wangaya.

Selain itu juga ada perempuan (45) dari Desa Dauh Puri Kelod, Denbar yang saat ini dirawat di RS Mangusada, Badung. Perempuan ini masuk dalam OTG. Kasus lainnya, perempuan (52) dari Desa Dauh Puri Kelod, Denbar. Perempuan ini jualan nasi dan memiliki warung di Dauh Puri Kelod. Perempuan ini merupakan PDP yang sudah dirawat sejak tiga hari lalu di RSPTN dan langsung dilakukan swab.

Kasus lainnya terjadi pada laki-laki (36) yang tinggal di Desa Tegal Harum, Denbar. Laki-laki tersebut bekerja di Jakarta, dan sempat pulang ke Denpasar sebelum lebaran. Dia diketahui positif, setelah melakukan swab tiga hari lalu, untuk mencari suket bebas Covid-19. Namun, ternyata hasil swab menyatakan positif. Saat ini laki-laki tersebut sudah dirawat di RS PTN Unud.

Baca juga :  Tiga Pekan PPKM, Ratusan Usaha Non-Esensial Ditutup

“Kasus perempuan dari Kelurahan Sesetan sama mencari suket mau ke Jakarta, tapi hasilnya positif Covid-19. Kalau perempuan dari Desa Pemecutan Kaja ini, merupakan warga Jawa mau balik dan mencari suket juga ke Surabaya, tapi hasilnya positif Covid-19,” ujar Dewa Rai.

Dua kasus lainnya, yakni terjadi pada laki-laki (29) dari Kelurahan Penatih, Dentim. Laki-laki ini juga mencari suket mau ke Surabaya yang merupakan pegawai pemerintahan di Surabaya. Sedangkan laki-laki (34) juga diketahui hasilnya positif, setelah mencari suket mau ke luar Bali. “Yang jelas, ke-12 kasus ini masih dilakukan tracking,” tandasnya. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini