Beli Sayur Petani Kintamani, Komunitas dari Desa Galang Donasi

SAYUR - Sukses membantu petani Seraya Timur, kini Komunitas dari Desa galang donasi beli sayur petani.

Amlapura, DenPost

Kepedulian sesama di masa pandemi terus digerakkan Komunitas dari Desa. Setelah sebelumnya membantu petani dan nelayan di Desa Seraya Timur dengan memasarkan hasil panen, kini komunitas ini bergerak menggalang donasi untuk membeli sayuran petani di wilayah Kintamani, Bangli yang memang saat ini melimpah. Tak untuk diperjualbelikan, mereka justru membagikan secara gratis secara bergilir di seluruh kabupaten di Bali.

Baca juga :  Akhir Tahun, Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Anggota Komunitas dari Desa, Agus Tripayana mengungkapkan, gerakan ini berawal dari permintaan petani sayur di wilayah Kintamani. Stok sayur yang melimpah membuat mereka kesulitan memasarkan di tengah wabah virus Corona. “Kami sepakat untuk memperluas daerah yang kami bantu hingga keluar Karangasem karena yang di Karangasem beberapa wilayah seperti Desa Seraya sudah selesai musim panen,” jelasnya.

Agus menambahkan, banyak petani luar yang meminta bantuan untuk membeli hasil panennya. “Di sisi lain banyak warga yang meminta dibantu sembako dan sayur, sehingga kami memutuskan untuk membagikan sayuran gratis lewat menggalang donasi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, penggalangan donasi ini merupakan aksi keduakalinya. Tahap pertama telah sukses membagikan sayuran gratis ke seluruh kabupaten di Bali. “Jadi sempat kita adakan pengumpulan donasi dari warga hanya dengan Rp5.000 saja. Ternyata responsnya luar biasa, dalam waktu singkat kami sudah dapat lebih Rp10 juta,” tutur pria yang berprofesi sebagai dosen ini.

Baca juga :  PHRI Minta Pemerintah Bantu Hotel Terdampak PPKM Darurat

Ingin mengulang kesuksesan, pihaknya kini kembali menggalang donasi, mrengingat kondisi warga Bali yang masih terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19 ini. “Semoga saja gerakan kami yang kedua mendapat respons dari masyarakat untuk bisa berbagi bersama,” harapnya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini