Patuhi Protokol Kesehatan Saat Pencoblosan, KPU Anggarkan Sarung Tangan

LAKUKAN RAKOR - KPU dan Bawaslu Jembrana, saat melakukan rapat koordinasi dengan TAPD Pemkab Jembrana, Senin (8/6/2020).

Negara, DenPost

Pilkada serentak yang sempat diundur telah diputuskan digelar pada, Desember 2020. Hal itu, sesuai Perpu dan keputusan hasil rapat antara KPU RI, Bawaslu RI, Komisi II DPR RI dan penyelenggara pemilu lainnya.

Sejumlah penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu di daerah dengan perubahan waktu ini melakukan rasionalisasi dan penyesuaian anggaran. Termasuk KPU Jembrana yang sebelumnya dialokasikan Rp21,1 miliar, setelah dilakukan rasionalisasi anggaran sejatinya cukup untuk penambahan TPS (termasuk KPPS) , logistik dan Alat Pelindung Diri (APD) sebesar Rp3 miliar lebih.

Baca juga :  Rumjab Bupati dan Wabup Jembrana Kosong

Namun ada beberapa tambahan terkait protokol kesehatan yang perlu dipenuhi, salah satunya rapid test bagi KPPS dan belum tercover.

Ketua KPU Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara, Senin (8/6/2020), mengatakan pihaknya sudah menyisir anggaran dan hal yang tak perlu seperti rapat, perjalanan dinas dan pengurangan kegiatan debat dialihkan untuk kekurangan ini.

Menurutnya, pelaksanaan pilkada serentak di masa pandemi ini perlu
penyesuaian mengikuti protokol kesehatan saat pencoblosan nanti. Berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya ada penyesuaian untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya adanya pengadaan cutton bud (pembersih kuping) dan sarung tangan bagi para pemilih. Selain itu juga kelengkapan APD di TPS, seperti masker, sarung tangan, face shield dan hand sanitizer, serta pendeteksi suhu. (120)

Baca juga :  Jalan Jalak Putih Rusak Berat, Aktivitas Galian C Dihentikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini