9.412 Mahasiswa Dapat BST, KosterTekankan Ini

BST - Gubernur saat menyerahkan BST kepada salah satu perwakilan mahasiswa. Masing-masing mahasiswa mendapatkan Rp 1,5 juta.

Sumerta Klod, DenPost

Terobosan untuk memberi stimulus dalam meringankan kebutuhan ekonomi juga diterapkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster kepada kalangan mahasiswa. Secara simbolis, Koster didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy, menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 9.412 mahasiswa, Selasa (9/6/2020) di Kantor Gubernur Bali, Desa Sumerta Klod, Denpasar Timur.

Masing-masing mahasiswa mendapatkan stimulus sebesar Rp 1,5 juta yang diperuntukkan biaya kuliah setiap semester. “Ini sebagai uang pengganti mata kuliah, tidak menanggung seluruhnya, tapi mengurangi beban,” ujarnya di hadapan rektor dan perwakilan mahasiswa yang menerima BST.

Baca juga :  DPD FIAN Denpasar Adakan Donor Darah dan Penyuluhan Bahaya Narkoba

Kebijakan ini tidak lepas dari dalam rangka menyikapi dampak negatif pandemi Covid-19 terhadap sektor ekonomi. Langkah ini, kata dia, juga dalam upaya melengkapi skema Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari pemerintah pusat.

“Saya melengkapi kebijakan ini (JPS) juga dengan membuat kebijakan untuk dunia pendidikan. Yang terdampak adalah bisa orang tuanya, bisa juga mahasiswanya,” ungkap Koster. Ia mencontohkan, akibat pandemi Covid-19 ini, banyak orangtua yang tidak bisa bekerja atau bahkan kehilangan pekerja, sehingga kehilangan pendapatan. Selain itu, mahasiswa yang nyambi bekerja dan kehilangan pekerjaan.

Baca juga :  Suastini Koster Ingatkan Kreasi Kemasan Produk Tak Abaikan Kesehatan

Kendati situasi saat ini harus berhadapan dengan pandemi, dia mengajak para mahasiswa agar tidak putus asa dan tetap menjaga semangat untuk belajar. Dia menekankan, bantuan ini agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memenuhi kebutuhan kuliah.

Kepala Disdikpora Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, mengatakan, pemerintah telah menyediakan pagu anggaran untuk 15 mahasiswa. Dalam proses pemenuhan persyaratan, yang memungkinkan menerima bantuan ini sebanyak 9.412 mahasiswa. “Total dananya Rp 13,879 miliar, untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta,” ungkap Boy. Terdapat 35 perguruan tinggi yang disasar, meliputi 6 perguruan tinggi negeri dengan jumlah dana Rp 4,507 miliar dan 29 perguruan tinggi swasta dengan total dana Rp 9,372 miliar.

Baca juga :  Tak Terima Dipandang, Tiga Pemuda Aniaya Ojol

“Kuliah dimulai pada Juli nanti. Jadi sekarang dicairkan ke lembaga, ini yang digunakan menutup sebagian pembayaran satu semester. Kalau pembayaran lebih dari bantuan yang diberikan, maka itu dituntaskan mahasiswa,” ungkapnya. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini