Andalkan Satu Dermaga, Bongkar Muat Dipersingkat Jadi 30 Menit

LENGANG - Pelabuhan Padang Bai terlihat lengang padang Minggu (14/6/2020).

Amlapura, DenPost

Mengatasi penumpukan kendaraan, pascadermaga II tak dapat beroperasi akibat KMP Dharma Rucitra III yang belum dievakuasi, pihak pelabuhan melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mempersingkat waktu bongkar muat dari 90 menit menjadi 30 menit. Walau hanya mengandalkan satu dermaga, cara ini mampu mengurai tumpukan kendaraan yang sempat terjadi usai kejadian.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Satuan Pelayanan BPTD Wilayah XII Bali, Nyoman Agus Sugiarta. “Sebelumnya antrean kendaraan sudah sampai di By-pass Ida Bagus Mantra. Mengatasi ini kami coba melakukan percepatan bongkar muat,” ungkap Agus. Kendati demikian, pengawasan ketat terhadap keluar-masuk kendaraan masih dilakukan petugas. “Bongkar muat diatur, serta diawasi oleh petugas Pelabuhan Padang Bai, dibantu Kepolisian berserta TNI,” imbuh Agus.

Baca juga :  Sebuah Rumah di Pesagi Terbakar, Ini Nilai Kerugiannya

Tak hanya waktu bongkar muat, Agus mengungkapkan telah menyiapkan kapal berkapasitas besar yang siap mengangkut kendaraan yang dominan bermuatan logistik. “Trip penyeberangan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar juga kami tambah,” imbuhnya.

Sebelumnya, memang sempat terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Padang Bai. Agar tak mempengaruhi arus lalu lintas, BPTD bekerjasama dengan kepolisian telah menempatkan truk di kantong-kantong parkir. Salah satunya di Kawasan Yeh Malet dan Bay-pass Ida Bagus Matra.

Baca juga :  Di Karangasem, Tiga Pasien Covid-19 Meninggal

“Hal ini diambil agar tak menumpuk di pelabuhan, ditambah jalan menuju pelabuhan sedang ada perbaikan,” ungkap Agus. Namun pantauan hingga Minggu (14/6/2020) pagi tak lagi terlihat tumpukan kendaraan di Pelabuhan Padang Bai. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini