Hortikultura, Inovasi Peternak Lele Saat Pandemi

0
10
I Putu Gede Panca Wiadnyana

Penatih, DenPost

Beradaptasi dengan masa pandemi Covid-19 menjadi hal wajib yang mesti dilakoni para pengusaha. Seperti dilakukan I Putu Gede Panca Wiadnyana, peternak lele asal Penatih, Denpasar Timur. Dia berinovasi dengan mengombinasikan kolam lele sebagai kebun hortikultura.

Yang ditanam meliputi cabai rawit, cabai besar, tomat, terong, bunga gumitir. Ditemui pada Minggu (14/6/2020), pria yang juga General Manager Blue Bird area Bali dan Lombok ini menyebutkan, inovasi ini juga memberi dampak berganda yang positif.

“Satu sisi, ini sebagai rekreasi bersama anak-anak selama mereka belajar dari rumah. Kemudian, air kolam lele kami manfaatkan untuk menyiram tanaman. Nutrisinya tinggi sekali,” ujarnya saat ditemui di kolam lelenya, di Jl. Padma, Penatih.

Baca juga :  Soal Babi Mati Mendadak, Ini Kata BBVet

Kata dia, inovasi mengombinasi ternak lele dengan hortikultura cukup efektif. Selain efesien biaya produksi karena penanaman menggunakan media polibag ukuran mini, disiram dengan air kolam lele juga membuat pertumbuhan tanaman makin cepat.

Dalam waktu 1,5 bulan, sejumlah tanaman hortikultura yang ia tanam sudah mulai berbunga. “Air kolam lele ini bagus sekali. Tidak usah tambah pengeluaran untuk pupuk. Belum ada hasilnya sih, tapi melihat pertumbuhnya, cukup bagus dan prospektif,” papar Panca.

Pada tahap awal, ia menanam sekitar 400 bibit cabai rawit, 150 bibit tomat, 200 bibit terong, 200 cabai besar. Untuk mengelola kebun ini, ia kelola bersama dua petani dan dibantu keluarga. Terkait budidaya lele, ia mengatakan masih tetap produktif.

Baca juga :  WNA Dalam Pengawasan Meninggal di Sanglah, Ini Kata Kadiskes

Dalam seminggu, ia dapat memanen lele 300 kg sampai 500 kg lele dan dalam sebulan ia dapat memproduksi 1,5 ton sampai 2 ton. Dari hasil penjualan tersebut, laba yang ia peroleh mencapai 60 persen.

Ditanya soal tips beternak lele, Panca mengatakan calon peternak harus sabar dan tetap konsisten. Sebab usaha ini tidak lepas dari risiko kerugian yakni kematian lele. Hal itu dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain kebersihan air dan perubahan cuaca. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini