Didesak Buka Objek Wisata, Begini Kata Koster

Gubernur Bali, Wayan Koster

Sumerta Klod, DenPost

Berkomitmen mengedepankan pengendalian kasus positif Covid-19, Gubernur Bali Wayan Koster belum memikirkan untuk membuka objek wisata. Kendatipun taruhannya adalah melambatnya pertumbuhan ekonomi Bali. Kata dia, sikapnya itu sesuai dengan arahan Gugus Tugas Nasional untuk tidak terburu-buru membuka objek wisata. “Harus dilakukan dengan hati-hati dan memastikan dinamika perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali,” tegasnya.

Itu ia sampaikan dalam rapat bersama Pimpinan DPRD Provinsi Bali serta jajaran, pada Senin (15/6/2020) di Gedung DPRD Bali. Desakan sejumlah pengusaha objek wisata untuk normalisasi pariwisata Bali, tak diresponsnya. “Saya tidak dalam posisi untuk keluhan sejumlah pengusaha pelaku pariwisata yang ingin cepat-cepat buka,” ujar Koster.

Baca juga :  Razia di Tiga Lokasi, 29 Pemotor Kena Denda

Justru dia mengingatkan agar semua pihak harus berhati-hati sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Ia menyebutkan bahwa hampir semua negara memberlakukan hal serupa, sehingga mengajak semua pihak untuk bersabar.

Kondisi yang dirasakan sejumlah pengusaha pariwisata, sangat ia pahami mengingat perputaran ekonomi digerakkan oleh sektor pariwisata. “Pelaku pariwisata sangat berat keadaannya, baik pelaku usaha maupun tenaga kerjanya,” tutur Koster.

Kendati begitu, ini seharusnya tidak menjadi alasan bahwa Bali gegabah untuk membuka objek wisata, karena berpotensi menjadi pandemi gelombang kedua. Ia memohon dukungan dari semua pihak agar memberikan waktu kepada pemerintah untuk bekerja optimal.

Baca juga :  Gubernur Koster Kebut RUU Provinsi Bali ke Jakarta

Terkait pelaksanaan tatanan kehidupan era baru, Koster menyebutkan Bali telah menetapkan protokol terkait penerapannya. Namun hingga saat ini ia masih merumuskan waktu yang tepat untuk memulai penerapannya.  “Kita akan lakukan secara bertahap, selektif dan terbatas. Dan sangat hati-hati, karena Bali saat ini telah mendapat penilaian yang baik (penanganan Covid-19), yang harus dijaga bersama,” pungkasnya. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini