Diduga Aniaya WIL, Seorang Kadus Dipolisikan

0
6
MINTA KETERANGAN - Pihak kepolisian meminta keterangan dan memeriksa luka yang dialami korban penganiyaan, Kamis (18/6/2020) malam.

Semarapura, DenPost

Salah seorang kepala dusun (Kadus) di Karangasem yakni I Wayan A dilaporkan ke polisi setelah diduga menganiaya seorang wanita bernama War alias Lin (48). Kasus tersebut terjadi di kamar kos korban di simpang empat dukuh, Jalan By-pass IB Mantra wilayah Gelgel, Klungkung, Kamis (18/6/2020) malam. Aksi ini diduga dilakukan Wayan A karena dibakar api cemburu karena saat kejadian Wayan A memergoki korban  bersama seorang pria di dalam kamar kosnya. Menurut informais, korban merupakan wanit aidaman lain (WIL) pelaku.

Kapolsek Klungkung, Kompol Nyoman Suparta, ketika dimintai konfirmasi pada Jumat (19/6/2020) mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut Suparta, kejadiannya berawal ketika korban datang dari bekerja dan meminta tolong tetangga kosnya yakni Jupri untuk beres-beres barang di kamar kosnya sekitar pukul 19.00 wita.

Baca juga :  Didesak Buka Objek Wisata, Begini Kata Koster

Saat itu tiba-tiba datang pelaku dan tanpa pikir panjang langsung memukul kepala korban  bagian kiri sebanyak tiga kali. Selain itu, karena sudah emosi, pelaku juga menendang bagian perut korban dengan kaki kanan.  “Selain memukul korban, pelaku juga memukul si pria (Jupri). Tapi karena melihat pelaku membawa senjata tajam jenis pisau di tangan kiri, pria ini melarikan diri dari kosan korban,” ungkap Suparta.

Menurut Kapolsek, pelaku menganiaya korban diduga karena cemburu. Apalagi keduanya diketahui memiliki hubungan asmara dan selama ini kumpul kebo di kamar kos tersebut. Tapi setelah melakukan pemukulan, pelaku kemudian kabur entah kemana. Korban yang merasa tidak terima kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Klungkung.

Baca juga :  Puskesmas Dawan I Tangani 16 Kasus HIV/AIDS, Seorang Meninggal

Pihak kepolisian hingga kini masih mencari pelaku karena tidak ada di rumahnya. Tapi untuk menindaklanjuti laporan korban, pihak kepolisian mengajak korban untuk mencari visum. Termasuk mengamankan dua buah sepeda motor sebagai barang bukti. “Pelaku masih kita cari, karena sampai saat ini hilang entah kemana,” kata Kapolsek, Suparta. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini