Pembangunan Gedung Ditunda, SMPN 13 Tetap Laksanakan PPDB

0
5
KUNJUNGAN - Komisi III dan IV DPRD Kota Denpasar saat mengunjungi SMPN 13, Jumat (20/6/2020).

Padangsambian Kelod,  DenPost

Komisi III dan Komisi IV DPRD Denpasar, Jumat (19/6/2020) mengunjungi SMPN 13 di Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.  Tujuannya untuk mengetahui kesiapan SMPN 13 terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran  2020/2021.

Kunjungan  dipimpin Ketua Komisi III, Eko Supriadi dan  Ketua Komisi IV, I Wayan Duaja. Rombongan Dewan diterima Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, I Wayan Gunawan dan  Kepala SMPN 13, Ni Made Sukarini. Juga tampak Perbekel Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra.

Eko Supriadi mengaprisiasi bangunan SMPN 13 yang sepenuhnya menggunakan stil bali. Sayangnya belum semua kelengkapan sekolah terbangun, seperti ruang perputakaan, laboratorium, ruang pertemuan dan lain-lain. Mengingat sekolah untuk kepentingan masyarakat, pihaknya mendorong agar Pemkot Denpasar tetap merancang pembangunan selanjutnya. ‘’Kalau pun tahun ini tak terlaksana, kami harapkan pada tahun-tahun berikutnya bisa direalisasikan. Karena lokasi sekolah rawan banjir dan posisi tanahnya labil, kami berharap perencanaannya lebih diintensifkan. Misalnya, kualitas pondasinya ditingkatkan dan pondasinya lebih ditinggikan. Perencanaannya harus dirancang  lebih awal lagi, sehingga tak ada   bangunan  tumpang tindih,’’ katanya.

Baca juga :  Seorang Pedagang Sayur di Kesiman Meninggal Akibat Covid-19

Sementara Ketua Komisi IV, I Wayan Duaja mempertanyakan kesiapan sekolah  dalam PPD  tahun ini. Terutama terkait dengan kelengkapan sarana prasarana, seperti bangku dan alat-alat pendukung lainnya.

Kadiskdikpora  Wayan Gunawan  mengatakan,  di SMPN 13  saat ini baru memiliki 18 ruangan. Sedangkan laboratorium,  perpustakaan dan ruang pertemuan, memang sudah dirancang tapi belum bisa dibangun. Karena seluruh anggaran dialihkan untuk penanganan C ovid-19, maka dipastikan tahun ini tak ada pembangunan fisik. ‘’Kami tetap akan mengusulkan pembangunan lanjutan pada tahun anggaran 2021,’’ ujarnya.

Baca juga :  Tahapan Pilkada Segera Dimulai, Bawaslu Belum Terima Kiriman APD

Kepala SMPN 13, Ni Made Sukarini menambahkan, tahun lalu sekolahnya memiliki 7 kelas.  Di mana, awalnya masih meminjam gedung SD 17 Padangsambian. Pada PPDB tahun ini akan menerima  9 kelas masing-masing kelas terdiri dari 36 siswa. Saat pelaksanaan PPDB kali ini, Sukarini mengakui masih mengalami kendala, terutama karena keterbatasan sarana prasarana, berupa laptop. Akibatnya pada hari pertama pendaftaran baru 331 pendaftar yang bisa diverifikasi. ‘’Kami akan meminjam  beberapa laptop guru, sehingga semua pendaftar bisa diverifikasi,’’ katanya. (105)

Baca juga :  Dikeluhkan, Pengamen Marak Beroperasi di Perempatan Gatsu Barat- Cargo

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini